Purbaya Yakin Kucuran Dana Rp 200 Triliun Hidupkan Sektor Perumahan
Senin, 3 November 2025 | 16:58 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa yakin permintaan terhadap sektor perumahan akan kembali tumbuh seiring meningkatnya income masyarakat di tengah pemulihan ekonomi nasional.
Menurut Purbaya, dana Rp 200 triliun yang disalurkan ke perbankan BUMN dapat mendorong aktivitas ekonomi masyarakat. Ia menambahkan, penempatan dana pemerintah sebesar Rp 200 triliun di bank-bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) telah menunjukkan hasil yang positif.
“Kita tidak bisa memaksa masyarakat membeli rumah ketika income-nya belum stabil. Namun, dengan langkah-langkah pemulihan ini, pendapatan masyarakat diharapkan berangsur pulih,” ujar Purbaya di Jakarta, Senin (3/11/2025).
Beberapa bank seperti Bank Mandiri, Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Negara Indonesia (BNI), dan Bank Syariah Indonesia (BSI) mencatat penyerapan dana yang cukup baik. Namun, Bank Tabungan Negara (BTN) masih mencatat penyerapan sekitar 19%.
“Hal ini menggambarkan bahwa permintaan (demand) terhadap sektor perumahan masih lemah. Mungkin ekonomi perlu pulih lebih dulu sebelum sektor ini ikut tumbuh. Saya perkirakan pada 2026 kondisi permintaan rumah akan kembali sehat,” kata Purbaya.
Sebelumnya, Purbaya juga menilai saat ini merupakan momentum yang baik bagi masyarakat untuk memiliki rumah. Ia optimistis semakin banyak masyarakat yang memiliki kemampuan finansial lebih seiring membaiknya kondisi ekonomi nasional.
Purbaya optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal IV 2025 dapat mencapai 5,67%, seiring meningkatnya konsumsi masyarakat dan efek stimulus pemerintah yang mulai terasa pada akhir tahun.
Ia menilai proyeksi Bank Dunia yang memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 4,8% pada 2025 tidak sepenuhnya menggambarkan tren pemulihan yang sedang terjadi.
Menurutnya, arah perekonomian nasional kini bergerak lebih positif, terutama setelah kebijakan penempatan dana pemerintah ke bank-bank Himbara mulai memberikan dampak terhadap likuiditas dan konsumsi masyarakat.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
62 Persen Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air




