ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Investor Pasar Modal 2025 Tembus 20,36 Juta, Naik 36,95 Persen

Jumat, 9 Januari 2026 | 13:59 WIB
NA
AD
Penulis: Natasha Khairunisa Amani | Editor: AD
Pengunjung berada di main hall Bursa Efek Indonesia, saat pembukaan perdagangan saham 2026, Jakarta, Jumat 2 Januari 2026.
Pengunjung berada di main hall Bursa Efek Indonesia, saat pembukaan perdagangan saham 2026, Jakarta, Jumat 2 Januari 2026. (Beritasatu Photo/David Gita Roza)

Jakarta, Beritasatu.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan pertumbuhan signifikan jumlah investor di pasar modal Indonesia sepanjang 2025. Total investor tercatat meningkat 36,95% menjadi 20,36 juta pihak dibandingkan tahun sebelumnya.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Inarno Djajadi menyampaikan bahwa secara tahunan terjadi penambahan jutaan investor baru di pasar modal.

“Secara year on year jumlah investor di pasar modal meningkat sebesar 5,49 juta atau menjadi secara keseluruhan 20,36 juta atau tumbuh sebesar 36,95%,” ungkap Inarno dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) Desember 2025 yang disiarkan daring, Jumat (9/1/2026).

ADVERTISEMENT

Ia menjelaskan, pada Desember 2025 saja terdapat sekitar 694.000 investor individu baru yang masuk ke pasar modal, mencerminkan tingginya minat masyarakat terhadap instrumen investasi.

Dari sisi pendanaan, pasar modal juga menunjukkan kinerja positif. Penghimpunan dana korporasi melalui penawaran umum sepanjang 2025 mencapai Rp 274,80 triliun, melampaui target OJK yang dipatok sebesar Rp 220 triliun.

OJK turut mencatat penguatan signifikan kinerja bursa, tercermin dari pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG). Sepanjang 2025, IHSG berhasil mencetak rekor tertinggi sepanjang masa atau all time high (ATH) sebanyak 24 kali, dengan kapitalisasi pasar mencapai Rp 16.000 triliun.

“Sejalan dengan terjaganya kinerja perekonomian nasional dan sentimen positif di pasar keuangan global, pasar modal Indonesia menutup tahun 2025 dengan kinerja yang solid. IHSG ditutup pada level 8.646,94 per 31 Desember 2025, menguat 1,62% secara month to month atau 22,13% secara year on year,” jelas Inarno.

Selain itu, pada segmen securities crowdfunding (SCF), OJK mencatat pada Desember 2025 terdapat 27 efek baru dengan dana terhimpun sebesar Rp 44,18 miliar, serta kehadiran 12 penerbit baru.

Capaian tersebut menegaskan peran pasar modal sebagai salah satu pilar pembiayaan nasional, sekaligus memperluas partisipasi masyarakat dalam investasi formal.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

OJK: Koreksi IHSG Sejalan dengan Bursa Regional Asia

OJK: Koreksi IHSG Sejalan dengan Bursa Regional Asia

EKONOMI
Pertemuan Berkshire Hathaway, Investor: Abel Bukan Warren Buffett

Pertemuan Berkshire Hathaway, Investor: Abel Bukan Warren Buffett

EKONOMI
Jumlah Investor Pasar Modal Bertambah Saat IHSG Terkoreksi Maret 2026

Jumlah Investor Pasar Modal Bertambah Saat IHSG Terkoreksi Maret 2026

EKONOMI
Akademisi UGM Sebut Investor Menantikan Langkah Perbaikan Pasar Saham

Akademisi UGM Sebut Investor Menantikan Langkah Perbaikan Pasar Saham

EKONOMI
Harga Saham Turun Jadi Peluang bagi Investor Domestik

Harga Saham Turun Jadi Peluang bagi Investor Domestik

EKONOMI
Anak Muda Dominasi Investor Pasar Modal Berusia di Bawah 30 Tahun

Anak Muda Dominasi Investor Pasar Modal Berusia di Bawah 30 Tahun

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon