ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Bupati Kendal 'Curhat' ke DPD Ihwal Perluasan Kawasan Industri

Selasa, 27 Januari 2026 | 14:46 WIB
R
S
Penulis: Robison | Editor: JTO
Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari mendorong kembangkan sektor industri berdaya saing, berkelanjutan, berpihak kepentingan bangsa dan negara Senin 26 Januari 2026, di KIK Kendal
Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari mendorong kembangkan sektor industri berdaya saing, berkelanjutan, berpihak kepentingan bangsa dan negara Senin 26 Januari 2026, di KIK Kendal (Beritasatu.com/Robison)

Kendal, Beritasatu.com - Kawasan Industri Kendal (KIK) memang menjadi primadona ekonomi baru di Jawa Tengah, tetapi di balik kemegahannya, Pemerintah Kabupaten Kendal tengah pusing tujuh keliling soal urusan perluasan wilayah. Masalah klasik yakni keterbatasan anggaran, menjadi tembok besar bagi ambisi penambahan lahan tahap dua.

Dalam diskusi serap aspirasi bersama Dewan Perwakilan Daerah (DPD) di KIK, Senin (26/1/2026), Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari blak-blakan mengenai kondisi dapur keuangannya. Ia mengaku sudah melayangkan surat rekomendasi kepada gubernur Jawa Tengah untuk perluasan lahan seluas 1.200 hektare, tetapi jawabannya masih menggantung.

“Kami sudah usulkan ke provinsi, tetapi provinsi juga sudah memberikan jawaban belum bisa menyetujui (pembiayaan),” kata Dyah.

ADVERTISEMENT

Tantangan ini cukup berat mengingat ada sekitar 1.000 hektare lahan lagi yang sedang diinventarisasi. Sebagai jurus pamungkas, Pemkab Kendal kini sedang banting stir mengupayakan agar perluasan KIK ini bisa naik kelas menjadi proyek strategis nasional (PSN) agar pendanaan pusat bisa mengalir.

Mendengar keluhan tersebut, Ketua DPD Sultan B Najamudin yang hadir dalam rangka revisi UU Perindustrian, justru memuji KIK sebagai best practice alias contoh nyata industri yang sukses, bukan sekadar omon-omon rencana.

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi Kendal yang melesat dalam 10 tahun terakhir hingga mendongkrak IPM adalah bukti nyata bahwa model industri di sini patut dicontoh daerah lain.

Sultan berjanji akan meramu curhatan dan kendala dari Kendal ini menjadi oleh-oleh penting untuk dibahas bersama DPR.

"Kami memilih Kendal karena best practice-nya sudah terbukti, bukan sekadar rencana. Masukan mengenai kendala di daerah ini sangat penting sebagai bahan revisi UU Perindustrian agar industri ke depan tidak hanya propertumbuhan, tapi juga prolingkungan," ujar Sultan.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Pabrik Furnitur Baru di KEK Kendal Serap hingga 9.000 Pekerja

Pabrik Furnitur Baru di KEK Kendal Serap hingga 9.000 Pekerja

EKONOMI
KIK Fokus Sinkronisasi Kapasitas Listrik Guna Jaga Kecepatan Investasi

KIK Fokus Sinkronisasi Kapasitas Listrik Guna Jaga Kecepatan Investasi

EKONOMI
Bupati Kendal Dorong Industri Berdaya Saing dan Berkelanjutan

Bupati Kendal Dorong Industri Berdaya Saing dan Berkelanjutan

EKONOMI
KEK Kendal Topang Realisasi Investasi Jawa Tengah Rp 88,50 Triliun

KEK Kendal Topang Realisasi Investasi Jawa Tengah Rp 88,50 Triliun

EKONOMI
Kawasan Industri Kendal Serap 66.000 Tenaga Kerja

Kawasan Industri Kendal Serap 66.000 Tenaga Kerja

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon