ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Reformasi Pajak Jangan Sekadar Kejar Angka, Perbaiki Substansinya!

Kamis, 12 Februari 2026 | 10:20 WIB
JG
SM
Penulis: Juan Ardya Guardiola | Editor: SMR
Founder & Chairman Affiliation Global Retail Association (AGRA) Roy Mandey di sela acara diskusi Investor Daiy Ekonomi Syariah 2026 di Hotel Mulia Senayan, Jakarta, Rabu (11/2/2026).
Founder & Chairman Affiliation Global Retail Association (AGRA) Roy Mandey di sela acara diskusi Investor Daiy Ekonomi Syariah 2026 di Hotel Mulia Senayan, Jakarta, Rabu (11/2/2026). (Beritasatu.com/Juan Ardya Guardiola)

Jakarta, Beritasatu.com - Founder & Chairman Affiliation Global Retail Association (AGRA) Roy Mandey menekankan pentingnya perbaikan substansi dalam kebijakan perpajakan, ketimbang hanya berfokus pada pengejaran target angka yang terus meninggi.

"Pajak itu selain katalis, dia juga harus mengikuti bagaimana perkembangan produktivitas, baik itu sektoral maupun industrial. Harus melihat ke situ juga bukan hanya karena memang mau mencapai target, buktinya tiap tahun juga enggak tercapai kok," ujar Roy Mandey kepada Beritasatu.com di sela acara diskusi Investor Daily Ekonomi Syariah 2026 di Hotel Mulia Senayan, Jakarta, Rabu (11/2/2026).

Roy menyatakan pelaku usaha memiliki semangat optimisme yang sama dengan pemerintah dalam menghadapi tantangan ekonomi. Meskipun kondisi global saat ini sedang carut-marut, ia menilai kondisi Indonesia masih lebih baik, tetapi pemerintah tidak boleh lengah dan menutup mata terhadap fakta yang terjadi di tingkat bawah.

ADVERTISEMENT

Menurutnya, inti dari reformasi perpajakan seharusnya terletak pada pembenahan fundamental ekonomi, seperti industrialisasi, peningkatan ekspor, dan integrasi rantai pasok (supply chain). Apabila hal-hal tersebut diperbaiki, maka penerimaan pajak akan mengikuti secara alami.

"Kalau substansi diperbaiki, daya beli meningkat, pembelanjaan meningkat, konsumsi meningkat, otomatis pajak juga lebih meningkat. Kan teori sederhananya seperti itu," tegas Roy.

Selain menyoroti kebijakan fiskal, Roy juga menyinggung isu ketenagakerjaan. Ia menilai, narasi pembukaan lapangan kerja yang selama ini digemborkan pemerintah harus dibarengi dengan upaya serius mencetak wirausaha baru untuk memperkuat fondasi ekonomi nasional.

"Saya enggak tahu, belum ada Kementerian Wirausaha, tetapi paling tidak hal ini perlu dipikirkan. Itu semangat yang harus dibangun," pungkas Roy.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Purbaya: Reformasi Pajak Mulai Ada Hasil, Penerimaan Naik 22 Persen

Purbaya: Reformasi Pajak Mulai Ada Hasil, Penerimaan Naik 22 Persen

EKONOMI
Konsistensi Jadi Kunci Reformasi Pajak

Konsistensi Jadi Kunci Reformasi Pajak

EKONOMI
Digitalisasi Pajak lewat Coretax, Pengawasan Jadi Kunci

Digitalisasi Pajak lewat Coretax, Pengawasan Jadi Kunci

EKONOMI
Reformasi Pajak Dinilai Timpang karena Lebih Agresif ke Kelas Menengah

Reformasi Pajak Dinilai Timpang karena Lebih Agresif ke Kelas Menengah

EKONOMI
Purbaya Bakal Sidak Perusahaan Baja China Pengemplang Pajak

Purbaya Bakal Sidak Perusahaan Baja China Pengemplang Pajak

EKONOMI
3 Langkah Tegas Purbaya Benahi Sistem Perpajakan Indonesia

3 Langkah Tegas Purbaya Benahi Sistem Perpajakan Indonesia

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon