ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Mentan Amran: MBG Jadi Solusi Permanen Ekonomi Rakyat

Selasa, 3 Maret 2026 | 15:59 WIB
CS
AD
Penulis: Celvin Moniaga Sipahutar | Editor: AD
Mentan Amran Sulaiman (tengah).
Mentan Amran Sulaiman (tengah). (Google)

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dirancang bukan sekadar program sosial, melainkan instrumen ekonomi yang berpihak pada rakyat, khususnya petani dan peternak kecil.

Menurut Amran, kehadiran MBG mampu menjaga stabilitas harga pangan sekaligus memastikan hasil produksi petani dan peternak tetap terserap pasar. Dengan begitu, perputaran ekonomi masyarakat dapat bergerak lebih luas dan berkelanjutan.

"MBG ini membuat harga telur stabil. MBG menyerap telur dan ayam manakala harga turun, dan selebihnya swasta yang mengekspor," kata Amran di kompleks Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Selasa (3/3/2026).

ADVERTISEMENT

Ia menjelaskan, skema MBG menciptakan kolaborasi yang lebih solid antara pemerintah dan sektor swasta. Saat harga komoditas anjlok akibat kelebihan pasokan, program MBG bertindak sebagai penyerap utama. Sementara itu, sisa produksi dapat dialihkan untuk ekspor oleh pelaku usaha swasta.

Dengan pola tersebut, terbentuk sinergi antara petani dan peternak skala kecil dengan perusahaan besar dalam satu rantai pasok yang saling memperkuat.

"MBG itu adalah dia multiplier effect-nya menggerakkan ekonomi di masyarakat. Harga sayur naik, kemudian harga tomat naik, yang biasa jatuh dengan harga rendah (stabilitas harga). MBG adalah solusi permanen untuk ekonomi rakyat," papar Amran.

Selain MBG, pemerintah juga menggulirkan berbagai program strategis untuk mendorong ekonomi akar rumput, termasuk pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Amran menyebut langkah tersebut sejalan dengan arahan Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya kebijakan ekonomi prorakyat. Penguatan kelembagaan desa dan pemangkasan rantai distribusi dinilai menjadi kunci menciptakan kesejahteraan yang lebih inklusif.

"Kemudian nanti koperasi, koperasi adalah tujuannya memotong supply chain rantai pasok, yang dahulu delapan rantainya. Kini dari petani langsung koperasi, koperasi langsung rakyat. Inilah masalah-masalah kita hadapi di bawah dan ini diselesaikan oleh bapak presiden Republik Indonesia," pungkas Amran.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Tolak Bangun Dapur MBG di Kampus, UMY Pilih Jadi Mitra Kajian

Tolak Bangun Dapur MBG di Kampus, UMY Pilih Jadi Mitra Kajian

NASIONAL
Mentan Pastikan Harga Telur Segera Stabil lewat Serapan MBG

Mentan Pastikan Harga Telur Segera Stabil lewat Serapan MBG

EKONOMI
Kampus Kelola MBG Berpotensi Ancam Independensi Akademik

Kampus Kelola MBG Berpotensi Ancam Independensi Akademik

NASIONAL
MK Kabulkan Pencabutan Uji Materi UU APBN Terkait Program MBG

MK Kabulkan Pencabutan Uji Materi UU APBN Terkait Program MBG

NASIONAL
Sidak SPPG di Jakbar, Dudung Temukan Sejumlah Pelanggaran Serius

Sidak SPPG di Jakbar, Dudung Temukan Sejumlah Pelanggaran Serius

JAKARTA
Kadin Sebut MBG Penopang Ekonomi di Tengah Dolar AS Menguat

Kadin Sebut MBG Penopang Ekonomi di Tengah Dolar AS Menguat

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon