ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Dirut Bulog Pastikan Stok Beras 4,6 Juta Ton Tersebar Merata, Ketahanan Pangan Aman Hadapi El Nino

Kamis, 9 April 2026 | 23:43 WIB
GN
GV
Penulis: Gesa Vitara Puspa Nur | Editor: GV
Direktur Utama Perum Bulog Dr. Ahmad Rizal Ramdhani.
Direktur Utama Perum Bulog Dr. Ahmad Rizal Ramdhani. (Bulog/Istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com - Perum Bulog menegaskan komitmennya dalam menjaga ketahanan pangan nasional di tengah meningkatnya potensi kemarau panjang akibat fenomena El Nino. Dengan dukungan pemerintah, kondisi stok beras nasional saat ini berada pada level yang sangat kuat dan terkendali, sehingga mampu menjadi fondasi utama dalam menghadapi tekanan iklim dan dinamika global.

Di tengah potensi kemarau panjang akibat El Nino, ketersediaan beras nasional saat ini berada dalam kondisi terjaga. Cadangan beras tercatat sekitar 4,6 juta ton dan diproyeksikan mampu memenuhi kebutuhan hingga 11 bulan ke depan. Penguatan stok ini didukung oleh penyerapan hasil panen petani dalam negeri serta pengelolaan Cadangan Beras Pemerintah oleh Perum Bulog, yang terus memastikan pasokan tetap tersedia merata hingga ke seluruh pelosok Indonesia.

Direktur Utama Perum Bulog Dr. Ahmad Rizal Ramdhani dalam keterangannya menegaskan bahwa meskipun berbagai ancaman Elnino nyata, kondisi stok beras nasional tetap berada dalam posisi aman. 

ADVERTISEMENT

“Kondisi stok beras nasional dipastikan aman untuk 11 bulan ke depan. El Nino diperkirakan enam bulan, jadi insya Allah pangan kita aman,” ujar Ahmad Rizal.

Lebih lanjut Ahmad Rizal Ramdhani menyampaikan bahwa capaian stok beras yang tinggi merupakan hasil sinergi kuat antara pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan, khususnya dalam optimalisasi penyerapan hasil panen petani dalam negeri.

“Dengan stok beras yang kuat ini, kami optimistis dapat mendukung terwujudnya swasembada pangan sebagaimana yang dicanangkan pemerintah,” tambahnya.

Perum Bulog bersama pemerintah terus memperkuat strategi pengelolaan Cadangan Beras Pemerintah melalui peningkatan serapan dalam negeri, distribusi yang merata, serta penguatan sistem logistik pangan. Upaya ini dilakukan untuk memastikan stabilitas pasokan dan harga tetap terjaga, bahkan dalam situasi tekanan iklim ekstrem sekalipun.

Ke depan, Bulog akan terus memperkuat koordinasi lintas sektor guna mengantisipasi dampak kemarau panjang, sekaligus mendukung berbagai langkah strategis pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan nasional, sehingga kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi dan stabilitas pangan nasional tetap terjaga.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Bulog Percepat Penyaluran Bantuan Pangan, Pemprov Gorontalo Berikan Apresiasi

Bulog Percepat Penyaluran Bantuan Pangan, Pemprov Gorontalo Berikan Apresiasi

EKONOMI
BPK Dukung Bulog Wujudkan Ketahanan Pangan melalui Swasembada dan Tata Kelola Akuntabel

BPK Dukung Bulog Wujudkan Ketahanan Pangan melalui Swasembada dan Tata Kelola Akuntabel

EKONOMI
Bulog Gelontorkan Beras SPHP dan Percepat Penyaluran Bantuan Pangan untuk Menjaga Stabilitas Harga Beras

Bulog Gelontorkan Beras SPHP dan Percepat Penyaluran Bantuan Pangan untuk Menjaga Stabilitas Harga Beras

EKONOMI
Harga Minyakita Bakal Naik, Pemerintah Tetap Salurkan Bantuan

Harga Minyakita Bakal Naik, Pemerintah Tetap Salurkan Bantuan

EKONOMI
Bulog Tetap Serap Gabah Tanpa Libur untuk Kejar Target 4 Juta Ton

Bulog Tetap Serap Gabah Tanpa Libur untuk Kejar Target 4 Juta Ton

EKONOMI
Usulan Gula Masuk Bantuan Pangan Dikaji untuk Jaga Petani Tebu

Usulan Gula Masuk Bantuan Pangan Dikaji untuk Jaga Petani Tebu

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon