ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Rusia Tawarkan Kerja Sama Energi dan Pangan di Tengah Ketidakpastian

Selasa, 28 April 2026 | 14:53 WIB
BI
H
Penulis: Bambang Ismoyo | Editor: HE
Dewan Redaksi B Universe Anthony Wonsono sebagai moderator (kiri) bersama Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Federasi Rusia untuk Indonesia Sergei Gennadievich Tolchenov (dua dari kiri), Duta Besar Belarus untuk Indonesia Raman Ramanouski (dua dari kanan) dan Duta Besar RI untuk World Trade Organization (WTO) 2014-2015/Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional (PPI) 2012-2014 dan 2016-2020 Iman Pambagyo, saat acara JakartaGlobe Insight “Building A Stronger Partnership For Shared Global Impact, Jakarta, Selasa (28/4/2026).
Dewan Redaksi B Universe Anthony Wonsono sebagai moderator (kiri) bersama Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Federasi Rusia untuk Indonesia Sergei Gennadievich Tolchenov (dua dari kiri), Duta Besar Belarus untuk Indonesia Raman Ramanouski (dua dari kanan) dan Duta Besar RI untuk World Trade Organization (WTO) 2014-2015/Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional (PPI) 2012-2014 dan 2016-2020 Iman Pambagyo, saat acara JakartaGlobe Insight “Building A Stronger Partnership For Shared Global Impact, Jakarta, Selasa (28/4/2026). (Beritasatu.com/David Gita Roza)

Jakarta, Beritasatu.com – Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Rusia untuk Indonesia, Sergei Gennadievich Tolchenov, menegaskan pentingnya penguatan kerja sama bilateral untuk menjaga ketahanan energi dan pangan di tengah ketidakpastian global.

Menurut Sergei, dinamika geopolitik dan ekonomi dunia yang semakin tidak menentu membuat tidak ada negara yang mampu berdiri sendiri dalam memenuhi kebutuhan energi dan pangan.

“Tentu saja, untuk memastikan resiliensi ekonomi nasional di setiap negara, Anda harus menggabungkan pembangunan ekonomi nasional dan kolaborasi dengan seluruh dunia, dengan mitra luar negara," ungkap Sergei dalam acara Jakarta Globe Insight di Hotel Mulia, Jakarta, Selasa (28/4/2026).

ADVERTISEMENT

Ia menilai, kerja sama lintas negara menjadi kunci untuk menjaga stabilitas ekonomi global, terutama dalam sektor strategis seperti energi dan pangan.

Sergei menyebut penguatan hubungan bilateral antara Indonesia dan Rusia semakin relevan, terutama setelah pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Presiden Vladimir Putin.

Pertemuan tersebut dinilai membuka peluang kerja sama yang lebih luas di berbagai sektor, mulai dari politik hingga ekonomi, termasuk energi.

Ia menegaskan, dalam kondisi global saat ini, keterhubungan antarnegara menjadi hal yang tidak terhindarkan. Banyak contoh menunjukkan bahwa ketahanan energi dan pangan hanya bisa dicapai melalui kolaborasi internasional.

Sergei juga menyoroti potensi besar Rusia sebagai mitra strategis Indonesia, terutama dalam sektor sumber daya alam seperti energi dan pangan.

Salah satu hasil konkret dari kerja sama tersebut adalah kesiapan Rusia untuk memasok energi ke Indonesia, termasuk minyak dan gas.

“Minyak dan gas dari Rusia akan dikirim ke pasar, dan kita akan berkontribusi untuk menjaga keamanan energi negara," ujarnya. 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon