Harga Emas Dunia Selasa Sore Turun ke Level Terendah 3 Pekan
Selasa, 28 April 2026 | 17:46 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Harga emas dunia melemah ke level terendah dalam tiga pekan pada Selasa (28/4/2026) sore, seiring kenaikan harga minyak akibat mandeknya pembicaraan damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran. Pelaku pasar juga mencermati risiko inflasi serta arah suku bunga menjelang keputusan sejumlah bank sentral global.
Dikutip dari Reuters, harga emas spot turun 1,4% menjadi US$ 4.614,71 per ons troi pada hari ini pukul 16.24 WIB, terendah sejak 7 April 2026. Sementara itu, kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Juni 2026 juga melemah 1,4% ke level US$ 4.629,20.
“Penurunan harga emas hari ini mencerminkan kenaikan harga minyak akibat tidak adanya kemajuan dalam negosiasi antara AS dan Iran,” kata analis Julius Baer, Carsten Menke.
Ketidakpastian geopolitik masih membayangi pasar setelah Presiden AS Donald Trump disebut tidak puas dengan proposal terbaru Iran terkait penyelesaian konflik yang telah berlangsung dua bulan. Situasi ini turut mengganggu pasokan energi global dan mendorong inflasi.
Harga minyak Brent bahkan menembus US$ 110 per barel, dipicu masih terbatasnya akses di Selat Hormuz yang menjadi jalur penting distribusi energi dunia.
Menurut Menke, pasar emas saat ini lebih mengkhawatirkan potensi kebijakan moneter yang lebih ketat dibandingkan perlambatan ekonomi global. Kenaikan harga minyak berpotensi meningkatkan inflasi, yang pada akhirnya mendorong bank sentral menaikkan suku bunga. Kondisi ini biasanya menekan daya tarik emas karena tidak memberikan imbal hasil.
Sementara itu, harga perak turun 3% menjadi US$ 73,20 per ons troi, platinum melemah 1,7% ke US$ 1.949,84, dan paladium turun 2,2% ke US$ 1.444,72 per ons troi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
62 Persen Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air




