Konflik Global Memanas, Wapres Gibran Dorong Kemandirian Pangan
Sabtu, 20 Juni 2026 | 10:56 WIB
Gorontalo, Beritasatu.com – Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka bersama Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menggelar pertemuan strategis untuk membahas percepatan kemandirian pangan nasional. Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan di tengah meningkatnya ketidakpastian global.
Dalam kesempatan itu, Gibran menegaskan kemandirian pangan merupakan salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto yang harus diwujudkan. Menurutnya, situasi global yang diwarnai konflik geopolitik, perang dagang, hingga perang tarif semakin menegaskan pentingnya Indonesia memiliki kemampuan memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri.
"Apalagi di tengah konflik geopolitik, perang dagang, hingga perang tarif global saat ini, negara kita tidak boleh terlalu bergantung dengan negara lain. Kita harus mandiri secara pangan," ujar Wapres Gibran dalam acara Pekan Nasional Petani Nelayan (PENAS) XVII 2026 di Sport Center Limboto, Gorontolo, Sabtu (20/06/2026).
Untuk mendukung target tersebut, pemerintah saat ini tengah mempercepat revitalisasi dan pembangunan tujuh pabrik pupuk beserta fasilitas penyedia bahan bakunya. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan kapasitas produksi pupuk nasional sekaligus mendukung produktivitas sektor pertanian.
“Ada juga revitalisasi dan pembangunan tujuh pabrik pupuk dan juga penyedia bahan baku pupuk yang sedang dilakukan. Pabrik yang sudah tua dan kurang efisien direvitalisasi, ada di Palembang, Karawang, Gresik, Bontang, Lhokseumawe, dan Papua,” jelasnya.
Menurut Gibran, perbaikan infrastruktur pertanian yang dibarengi dengan penyederhanaan regulasi menjadi fondasi penting dalam mewujudkan swasembada pangan. Karena itu, ia mengajak seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah, petani, dan nelayan untuk bersama-sama meningkatkan produksi pangan nasional.
Ia menilai berbagai dukungan yang telah diberikan pemerintah harus dimanfaatkan secara maksimal agar target ketahanan dan kemandirian pangan dapat segera tercapai.
"Infrastruktur sudah diperbaiki, regulasi sudah dipermudah. Sekarang tinggal giliran kita semua untuk gaspol meningkatkan produksi pangan nasional," pungkas Gibran.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
BNN Minta Kemenkomdigi Blokir Situs Terindikasi Kejahatan Narkotika




