ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

SCG Komitmen Kembangkan Bisnis di Indonesia

Jumat, 30 Oktober 2015 | 18:58 WIB
YW
FH
Penulis: Yosi Winosa | Editor: FER
Ilustrasi pembangunan ekonomi
Ilustrasi pembangunan ekonomi (Antara/Yusran Uccang)

Bangkok - SCG, perusahaan terbesar asal Thailand terus berkomitmen untuk mengembangkan bisnisnya di Indonesia.

President and CEO of SCG, Kan Trakulhoon mengatakan, peran Indonesia sangat penting terhadap pertumbuhan bisnis SCG karena pertumbuhan ekonominya terus meningkat setiap tahunnya ditambah jumlah populasinya terbesar di Asean.

Sebagai perusahaan yang terus mengandalkan inovasi melalui kecanggihan teknologi, SCG terus menciptakan produk produk yang bermanfaat bagi semua konsumen.

SCG memulai bisnisnya di Indonesia pada tahun 1995 dengan bisnis perdagangan dan secara bertahap mengembangkan bisnisnya di sektor cement- building materials, chemicals dan packaging.

ADVERTISEMENT

Sejak tahun 1995 hingga tahun 2015, kata Kan Trakulhoon, bisnis SCG terus mengalami perkembangan pesat. Dalam menjalankan bisnisnya, lanjut dia, SCG bekerjasama dengan partner lokal.

"Indonesia akan terus menjadi mitra bisnis kami yang terbesar di luar Thailand dan di Asean," ujar dia dalam acara "SCG Innovative Exposition 2015" di SCG Experience, Bangkok, Kamis (29/10).

Pada kuartal ketiga 2015, lanjutnya, keuntungan perusahaan naik 15% secara year on year dengan nilai mencapai Rp 3,5 triliun sementara untuk penjualan naik 12% secara year on year dengan nilai mencapai Rp 1,2 miliar dengan kontribusi penjualan terbesar dari penjualan semen dan bisnis beton.

Untuk tahun depan, SCG akan melanjutkan bisnis yang sudah ada dan akan mulai menjajaki bisnis baru. Namun, dirinya belum mau mengomentari terlalu banyak jenis bisnis apa yang akan dikembangkan.

"Tahun depan kami akan fokus pada pengembangan bisnis building material yang fokus pada produk untuk lansia," ujar dia.

Sementara itu, Vice President-Regional Business SCG Cement-Building Material, Aree Chavalitcheewingul mengatakan, SCG akan terus melakukan pengembangan bisnisnya di Indonesia karena Indonesia merupakan pasar yang besar.

"Dari 3 core bisnis yang ada di Indonesia, sektor building material merupakan investasi terbesar yang diikuti Chemicals dan Packaging," kata Aree Chavalitcheewingul.

Lebih lanjut dia mengatakan, sudah banyak sektor building material yang dikembangkan di Indonesia. SCG, katanya, sudah berinvestasi sebesar US$ 365 juta untuk pembangunan pabrik semen Jawa di Sukabumi, pembangunan sudah mulai dilakukan pada September 2015 dan mulai beroperasi akhir tahun ini dengan kapasitas produksi 1,8 juta ton per tahun.

"Hasil produksi semen di sukabumi ini bisa digunakan untuk proyek pembangunan infrastruktur, kebanyakan SCG menjalankan bisnis dengan skema Business to Business," tambahnya.

Aree mengatakan, SCG juga mengelola bisnis beton siap pakai dengan Jayamix, beton ringan dengan Smartblock, SCG pipe and precast, dinding keramik, lantai, dan keramik atap di bawah merek KIA.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

SCG Perkuat Solusi Ramah Lingkungan, Raih Penghargaan Eco-Innovation di Apresiasi ESG 2025

SCG Perkuat Solusi Ramah Lingkungan, Raih Penghargaan Eco-Innovation di Apresiasi ESG 2025

EKONOMI
SCG Raih Penghargaan Eco-Innovation pada Apresiasi ESG 2025

SCG Raih Penghargaan Eco-Innovation pada Apresiasi ESG 2025

EKONOMI
SCG Tegaskan Komitmen Percepat Terwujudnya Visi Indonesia Emas 2045 melalui Inovasi Hijau dan Pengembangan SDM Inklusif

SCG Tegaskan Komitmen Percepat Terwujudnya Visi Indonesia Emas 2045 melalui Inovasi Hijau dan Pengembangan SDM Inklusif

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon