2015, Produksi Padi Diperkirakan Naik 4,15 Juta Ton
Senin, 2 November 2015 | 14:53 WIB
Jakarta - Produksi padi pada 2015 diperkirakan mencapai 74,99 juta ton gabah kering giling (GKG) atau mengalami kenaikan sebanyak 4,15 juta ton (5,85 persen) dibandingkan tahun lalu. Kenaikan produksi diperkirakan terjadi karena kenaikan luas panen yang mencapai 380.870 hektare (2,76 persen) dan peningkatan produktivitas sebesar 1,54 kuintal/hektare (3,00 persen).
Hal tersebut dikutip dari berita resmi statistik yang dikeluarkan Badan Pusat Statistik (BPS), Senin (2/11).
Demikian pula dengan produksi jagung yang diperkirakan mencapai 19,83 juta ton pipilan kering atau mengalami kenaikan sebanyak 0,82 juta ton (4,34 persen) dibandingkan 2014. Kenaikan produksi tersebut diperkirakan terjadi karena peningkatan produktivitas sebesar 1,85 kuintal/hektare (3,73 persen) dan penambahan luas panen 22.610 hektare (0,59 persen).
Produksi kedelai tahun ini juga diperkirakan naik menjadi 982.970 ton biji kering atau meningkat 27.970 ton (2,93 persen) dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan produksi kedelai diperkirakan terjadi karena kenaikan luas panen 9.160 hektare (1,49 persen) dan kenaikan produktivitas sebesar 0,22 kuintal/hektare (1,42 persen).
Kepala BPS Suryamin menyatakan,"Kenaikan produksi tahun ini terjadi pada subround Januari-April dan Mei-Agustus masing-masing 1,49 juta ton dan 2,96 juta ton, sementara pada subround September-Desember diperkirakan turun 0,31 juta ton dibanding produksi pada subround yang sama tahun 2014," katanya di Jakarta, Senin (2/11).
Sedangkan Dirjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian, Hasil Sembiring menyatakan angka ramalan (aram) II dengan produksi padi sebesar 74,99 juta ton GKG tahun ini melebihi sasaran
"Sekarang sudah fakta, angka realisasi sampai September ini, ada pengaruh El Nino juga sih, dari 14,5 juta hektare luas panen, ada puluhan ribu itu neglected (terdampak kekeringan, Red), dan sudah dimasukkan dalam perhitungan," kata Hasil.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




