ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

BI: Perbaikan Ekonomi Masih Berlanjut di Kuartal IV 2015

Jumat, 6 November 2015 | 00:36 WIB
MW
B
Penulis: Margye J Waisapy | Editor: B1
Ilustrasi Bank Indonesia
Ilustrasi Bank Indonesia (Beritasatu.com)

Jakarta - Bank Indonesia (BI) menilai, peningkatan pertumbuhan ekonomi kuartal III-2015 yang tercatat sebesar 4,73 persen year on year (yoy) masih akan berlanjut sampai kuartal berikutnya. Pertumbuhan ekonomi Indonesia saat ini memang lebih tinggi, bila dibandingkan dengan kuartal I dan II lalu yang masing-masing tercatat 4,72 persen yoy dan 4,67 persen yoy.

Menurut Direktur Departemen Komunikasi BI Andiwiana, peningkatan pertumbuhan ekonomi tersebut sejalan dengan berbagai indikator pantauan BI.

"Pertumbuhan ekonomi meningkat terutama didorong oleh peran pemerintah yang lebih kuat, baik dalam bentuk konsumsi maupun investasi pemerintah. Hal ini sejalan dengan kemajuan proyek infrastruktur pemerintah yang signifikan di tengah sikap menunggu (wait and see) investor swasta," ungkap Andiwiana dalam keterangan tertulis yang diterima Investor Daily di Jakarta, Kamis (5/11).

BI menilai, kondisi tersebut juga menunjukkan semakin kuatnya momentum pertumbuhan ekonomi ke depan.

ADVERTISEMENT

Sedangkan dari ekonomi global, masih rendahnya harga komoditas dan masih lemahnya pertumbuhan ekonomi negara mitra dagang, seperti Amerika Serikat, Tiongkok, dan Singapura menyebabkan ekspor masih terkontraksi lebih dalam. Di sisi lain, pertumbuhan impor sedikit tertahan sejalan dengan perbaikan permintaan domestik.

BI menyatakan, perbaikan ekonomi Indonesia akan terus berlanjut pada triwulan IV 2015. Peran Pemerintah diproyeksikan semakin kuat melalui akselerasi pelaksanaan proyek infrastruktur Pemerintah yang mampu mendorong kinerja investasi lebih baik.

Sementara itu, investasi swasta diharapkan juga akan meningkat sejalan dengan rangkaian paket kebijakan Pemerintah, termasuk berbagai deregulasi yang mendukung iklim investasi.

Adapun kinerja konsumsi diperkirakan membaik seiring dengan pelaksanaan Pilkada serentak pada bulan Desember 2015.

"Selain itu, pelonggaran kebijakan makroprudensial juga diperkirakan akan mulai memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi pada triwulan IV 2015," kata Andiwiana.

Bank Indonesia akan terus memonitor berbagai perkembangan baik domestik maupun eksternal, sekaligus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah untuk terus mendorong pertumbuhan ekonomi, dengan tetap menjaga stabilitas makro ekonomi. BI meyakini, dengan stabilitas makro ekonomi yang terjaga, perekonomian Indonesia akan dapat tumbuh lebih tinggi secara berkesinambungan.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Uang Palsu Turun Drastis, BI Ungkap Rupiah Makin Sulit Dipalsukan

Uang Palsu Turun Drastis, BI Ungkap Rupiah Makin Sulit Dipalsukan

EKONOMI
BI–Bareskrim Musnahkan 466.535 Lembar Uang Palsu

BI–Bareskrim Musnahkan 466.535 Lembar Uang Palsu

EKONOMI
BI dan Polri Musnahkan Uang Rupiah Palsu

BI dan Polri Musnahkan Uang Rupiah Palsu

MULTIMEDIA
Puan Desak Pemerintah Tahan Rupiah seusai Tembus Rp17.500

Puan Desak Pemerintah Tahan Rupiah seusai Tembus Rp17.500

NASIONAL
BI Yakin Pengakuan IMF Perkuat Persepsi Positif Pasar

BI Yakin Pengakuan IMF Perkuat Persepsi Positif Pasar

EKONOMI
BI Sebut Dolar AS Jadi Primadona saat Konflik Iran

BI Sebut Dolar AS Jadi Primadona saat Konflik Iran

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon