Indocement Bangun PLTU di Pati Senilai US$ 200 Juta
Kamis, 23 Februari 2012 | 12:28 WIB
Untuk mendukung beroperasinya pabrik semen baru Indocement di Pati.
PT Indocement Tunggal Perkasa Tbk (INTP) berencana membangun pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) sekitar 2x30 mega watt (MW) di Pati, Jawa Tengah dengan investasi sekitar US$ 150-200 juta.
Pembangkit listrik tersebut dibangun untuk mendukung beroperasinya pabrik semen baru Indocement di Pati. Konstruksinya dimulai pada pertengahan 2012.
"Investasi untuk pabrik semen barunya saja diperkirakan sekitar US$ 300 juta. Tapi kalau termasuk untuk pembangkitnya, total investasi sekitar US$ 500 juta, dengan perkiraan investasi pembangkit sekitar US$ 150-200 juta," kata Sekretaris Perusahaan PT Indocement Tunggal Perkasa Sahat Panggabean di Jakarta, hari ini.
Untuk tahun ini, lanjut dia, investasi pabrik di Pati diperkirakan sekitar US$ 100-300 juta. Namun akan digelontorkan secara bertahap.
"Sumber dananya masih diupayakan dari dana internal. Tapi kami perlu lihat besaran kas internal kami setelah audit, jika dibutuhkan bisa cari pendaan eksternal," kata dia.
Sahat menambahkan, pabrik baru di Pati ini akan menambah kapasitas produksi semen Indocement sekitar 2-3 juta ton per tahun. Saat ini total kapasitas produksi Indocement mencapai 18,5 juta ton.
Selain pabrik Pati, Indocement juga tengah merampungkan pembangunan cement mill (pengemasan) di Citereup, Jawa Barat. Pabrik ini diperkirakan mulai beroperasi pada 2013 dengan kapasitas 1,9-2 juta ton. Dengan demikian total kapasita produksi Indocement di 2013 bisa mencapai 20,5-20,6 juta ton.
Hingga kuartal III-2011, nilai kas setara kas Indocement sebesar Rp 5,83 triliun.
PT Indocement Tunggal Perkasa Tbk (INTP) berencana membangun pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) sekitar 2x30 mega watt (MW) di Pati, Jawa Tengah dengan investasi sekitar US$ 150-200 juta.
Pembangkit listrik tersebut dibangun untuk mendukung beroperasinya pabrik semen baru Indocement di Pati. Konstruksinya dimulai pada pertengahan 2012.
"Investasi untuk pabrik semen barunya saja diperkirakan sekitar US$ 300 juta. Tapi kalau termasuk untuk pembangkitnya, total investasi sekitar US$ 500 juta, dengan perkiraan investasi pembangkit sekitar US$ 150-200 juta," kata Sekretaris Perusahaan PT Indocement Tunggal Perkasa Sahat Panggabean di Jakarta, hari ini.
Untuk tahun ini, lanjut dia, investasi pabrik di Pati diperkirakan sekitar US$ 100-300 juta. Namun akan digelontorkan secara bertahap.
"Sumber dananya masih diupayakan dari dana internal. Tapi kami perlu lihat besaran kas internal kami setelah audit, jika dibutuhkan bisa cari pendaan eksternal," kata dia.
Sahat menambahkan, pabrik baru di Pati ini akan menambah kapasitas produksi semen Indocement sekitar 2-3 juta ton per tahun. Saat ini total kapasitas produksi Indocement mencapai 18,5 juta ton.
Selain pabrik Pati, Indocement juga tengah merampungkan pembangunan cement mill (pengemasan) di Citereup, Jawa Barat. Pabrik ini diperkirakan mulai beroperasi pada 2013 dengan kapasitas 1,9-2 juta ton. Dengan demikian total kapasita produksi Indocement di 2013 bisa mencapai 20,5-20,6 juta ton.
Hingga kuartal III-2011, nilai kas setara kas Indocement sebesar Rp 5,83 triliun.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




