BI Rate Dipangkas, Bunga Bank Belum Tentu Turun
Senin, 21 Desember 2015 | 23:24 WIB
Jakarta-Penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI rate) yang diperkirakan akan terealisasi pada tahun depan tidak akan serta merta menurunkan bunga deposito maupun kredit perbankan.
Direktur Keuangan Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo menuturkan, kendati BI rate diperkirakan turun 50 bps tahun depan, perbankan masih akan sulit menurunkan suku bunga. Hal tersebut, menurut dia, terutama akan dipengaruhi oleh kondisi likuiditas perbankan.
"Kalau pemerintah terbitkan pembiayaan dalam jumlah besar tahun depan, itu memang akan terserap. Tapi pasti sebagian ambil juga dana dari perbankan. Artinya kalau BI rate turun belum tentu suku bunga bank turun karena juga harus bersaing dengan yield obligasi yang ditawarkan pemerintah," ujar Kartika di Jakarta, Senin (21/12),
Arah suku bunga bank, menurut dia, juga harus melihat pertumbuhan kredit dan dana serta penyerapan obligasi pemerintah. Adapun jika dapat direalisasikan, penurunan suku bunga Perbankan pun, menurut dia, paling lambat baru dapat menurun pada paruh kedua tahun depan.
Adapun pada tahun depan, pria yang akrab disapa Tiko ini memperkirakan likuiditas perbankan akan sedikit mengetat di kuartal pertama tahun, seiring dengan strategi pemerintah menggenjot penerbitan surat utang di awal tahun (front loading). Namun, kondisi likuiditas perbankan diperkirakan akan kembali membaik di kuartal kedua tahun depan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




