ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Cegah Pelemahan Rupiah, BI Tahan Suku Bunga pada 4,75 Persen

Rabu, 22 April 2026 | 15:51 WIB
AH
MK
Penulis: Akmalal Hamdhi | Editor: MBK
Gubernur BI Perry Warjiyo.
Gubernur BI Perry Warjiyo. (Antara/Aditya Pradana Putra)

Jakarta, Beritasatu.com – Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk kembali mempertahankan suku bunga acuan atau BI-Rate di level 4,75% pada April 2026.

Selain itu, BI juga menahan suku bunga deposit facility di level 3,75% dan suku bunga lending facility sebesar 5,50%.

“Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada 21–22 April 2026 memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate sebesar 4,75%,” ujar Gubernur BI Perry Warjiyo dalam konferensi pers hasil RDG di Jakarta, Rabu (22/4/2026).

ADVERTISEMENT

Perry menjelaskan, keputusan tersebut konsisten dengan upaya meningkatkan efektivitas strategi penyesuaian struktur suku bunga instrumen operasi moneter, sekaligus memperkuat stabilisasi nilai tukar rupiah di tengah memburuknya kondisi perekonomian global, terutama akibat konflik di Timur Tengah.

Ke depan, BI menegaskan kesiapan untuk menempuh langkah penguatan kebijakan moneter lebih lanjut jika diperlukan guna menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan mendukung ketahanan ekonomi nasional.

Selain itu, BI juga memastikan inflasi pada 2026 dan 2027 tetap berada dalam kisaran target 2,5±1%. Sementara itu, kebijakan makroprudensial akan terus diperkuat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan kredit atau pembiayaan ke sektor riil dengan tetap menjaga stabilitas sistem keuangan.

Di sisi lain, kebijakan sistem pembayaran diarahkan untuk mendukung aktivitas ekonomi melalui perluasan akseptasi pembayaran digital, penguatan struktur industri sistem pembayaran, serta peningkatan keandalan dan ketahanan infrastruktur sistem pembayaran.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp 17.801 per Dolar AS

Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp 17.801 per Dolar AS

EKONOMI
Tekanan Belum Selesai, Rupiah Kembali Tembus Rp 17.800 Per Dolar AS

Tekanan Belum Selesai, Rupiah Kembali Tembus Rp 17.800 Per Dolar AS

EKONOMI
Pelemahan Rupiah Bisa Menguntungkan jika Investor Cermat Membaca Pasar

Pelemahan Rupiah Bisa Menguntungkan jika Investor Cermat Membaca Pasar

EKONOMI
BI Rate Naik Jadi 5,75 Persen, Rupiah Masih Loyo

BI Rate Naik Jadi 5,75 Persen, Rupiah Masih Loyo

EKONOMI
Rupiah Kembali Melemah ke Level Rp 17.862 Per Dolar AS Kamis Pagi

Rupiah Kembali Melemah ke Level Rp 17.862 Per Dolar AS Kamis Pagi

EKONOMI
Rupiah Melemah ke Rp 17.748 Per Dolar AS Tunggu Keputusan The Fed

Rupiah Melemah ke Rp 17.748 Per Dolar AS Tunggu Keputusan The Fed

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon