Januari 2012, Penjualan Semen Nasional Turun
Selasa, 28 Februari 2012 | 13:36 WIB
Penurunan disebabkan karena musim hujan dan faktor musiman
Penjualan semen nasional pada bulan Januari 2012 mencapai 4 juta ton, turun 10,9 persen month on month (MoM) namun meningkat 15,2 persen year on year (YoY).
Penurunan ini disebabkan karena musim hujan dan faktor musiman dimana penjualan pada awal tahun (bulan Januari dan Februari) biasanya merupakan titik terendah setiap tahunnya (diluar bulan-bulan dimana terjadi Idul Fitri).
PT Semen Gresik Tbk (SMGR) mencatat penjualan sebanyak 1,65 juta ton, -8,1 persen MoM, +13,1 persen YoY, sehingga pangsa pasarnya sebesar 40,6 persen meningkat dari Desember, 39,3 persen namun turun dari Januari 2011, 41,3 persen.
Sementara PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) membukukan penjualan 1,25 juta ton, -15 persen MoM, +16,1 persen YoY dan pangsa pasarnya 30,8 persen dari 30,6 persen Januari 2011 dan 32,3 persen pada bulan Desember.
"Kami melihat sektor semen masih menjadi sektor favorit di IHSG dengan masih menggeliatnya sektor properti dari tingkat suku bunga yang rendah serta percepatan pembangunan infrastruktur nasional," tutur Yanuar Pribadi Research Analyst Henan Putihrai, dalam paparan tertulisnya.
Selama 2009-2011, SMGR beroperasi pada kapasitas penuh sehingga tidak mampu meningkatkan pangsa pasarnya, namun seiring dengan beroperasinya pabrik baru di Tuban pada kuartal pertama 2012 dan pabrik baru di Sulawesi pada kuartal kedua 2012.
Penjualan semen nasional pada bulan Januari 2012 mencapai 4 juta ton, turun 10,9 persen month on month (MoM) namun meningkat 15,2 persen year on year (YoY).
Penurunan ini disebabkan karena musim hujan dan faktor musiman dimana penjualan pada awal tahun (bulan Januari dan Februari) biasanya merupakan titik terendah setiap tahunnya (diluar bulan-bulan dimana terjadi Idul Fitri).
PT Semen Gresik Tbk (SMGR) mencatat penjualan sebanyak 1,65 juta ton, -8,1 persen MoM, +13,1 persen YoY, sehingga pangsa pasarnya sebesar 40,6 persen meningkat dari Desember, 39,3 persen namun turun dari Januari 2011, 41,3 persen.
Sementara PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) membukukan penjualan 1,25 juta ton, -15 persen MoM, +16,1 persen YoY dan pangsa pasarnya 30,8 persen dari 30,6 persen Januari 2011 dan 32,3 persen pada bulan Desember.
"Kami melihat sektor semen masih menjadi sektor favorit di IHSG dengan masih menggeliatnya sektor properti dari tingkat suku bunga yang rendah serta percepatan pembangunan infrastruktur nasional," tutur Yanuar Pribadi Research Analyst Henan Putihrai, dalam paparan tertulisnya.
Selama 2009-2011, SMGR beroperasi pada kapasitas penuh sehingga tidak mampu meningkatkan pangsa pasarnya, namun seiring dengan beroperasinya pabrik baru di Tuban pada kuartal pertama 2012 dan pabrik baru di Sulawesi pada kuartal kedua 2012.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




