ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Agus Marto Prediksi Inflasi Januari Cukup Tinggi Capai 0,75 Persen

Kamis, 28 Januari 2016 | 18:45 WIB
NL
WP
Penulis: Novy Lumanauw | Editor: WBP
Ilustrasi inflasi
Ilustrasi inflasi (Istimewa)

Jakarta– Bank Indonesia (BI) memprediksi Indeks Harga Konsumen (IHK), pada bulan Januari 2016 akan mengalami inflasi sekitar 0,75 persen akibat kenaikan harga holtikultura, khususnya cabai dan bawang merah.

Gubernur BI Agus Martowardojo mengatakan, tingginya inflasi juga didongkrak kenaikan komoditas pangan strategis seperti daging ayam dan telur ayam. "Inflasi 0,75 persen cukup tinggi," kata Agus usai menghadiri rapat tertutup yang dipimpin Presiden Joko Widodo (Jokowi), di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Kamis (28/1).

Rapat yang dipimpin Presiden Jokowi secara khusus membahas tentang langkah-langkah konkret yang akan ditempuh pemerintah dalam meningkatkan penyerapan dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang nilainya pada tahun ini mencapai Rp 100 triliun.

Di sisi lain, Agus menyangsikan jika pada akhir bulan inflasi akan menembus angka 1 persen. Sebab, kata dia, penurunan harga bahan bakar minyak (BBM) akan memberikan kontribusi positif sehingga laju pertumbuhan dapat ditekan. "Sampai pekan kedua dan ketiga, inflasi kurang lebih 0,75 persen. Tapi kita melihat harga BBM diturunkan, mungkin itu ada manfaatnya. Kami merasa tidak akan sampai 1 persen," jelas dia.

ADVERTISEMENT

Agus mengatakan, Menko Perekonomian Darmin Nasution telah berkoordinasi dengan Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong dan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman untuk melakukan langkah-langkah konkret mengatasi volatilitas harga pangan yang terjadi belakangan ini. "Kami mendengar bahwa pemerintah sudah melakukan koordinasi untuk mengendalikan itu. Tetapi, secara umum, Bank Indonesia masih berkeyakinan bahwa inflasi pada akhir tahun 2016 masih sesuai rencana yaitu 4,1 persen," kata Agus.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Uang Palsu Turun Drastis, BI Ungkap Rupiah Makin Sulit Dipalsukan

Uang Palsu Turun Drastis, BI Ungkap Rupiah Makin Sulit Dipalsukan

EKONOMI
BI–Bareskrim Musnahkan 466.535 Lembar Uang Palsu

BI–Bareskrim Musnahkan 466.535 Lembar Uang Palsu

EKONOMI
BI dan Polri Musnahkan Uang Rupiah Palsu

BI dan Polri Musnahkan Uang Rupiah Palsu

MULTIMEDIA
Puan Desak Pemerintah Tahan Rupiah seusai Tembus Rp17.500

Puan Desak Pemerintah Tahan Rupiah seusai Tembus Rp17.500

NASIONAL
BI Yakin Pengakuan IMF Perkuat Persepsi Positif Pasar

BI Yakin Pengakuan IMF Perkuat Persepsi Positif Pasar

EKONOMI
BI Sebut Dolar AS Jadi Primadona saat Konflik Iran

BI Sebut Dolar AS Jadi Primadona saat Konflik Iran

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon