ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

BI Beri Sinyalemen Pelonggaran Moneter

Kamis, 28 Januari 2016 | 20:37 WIB
NL
FH
Penulis: Novy Lumanauw | Editor: FER
Agus Martowardojo.
Agus Martowardojo. (Antara)

Jakarta - Gubernur Bank Indonesia (BI), Agus Martowardojo, menyatakan, kinerja ekonomi yang baik memungkinkan untuk dilakukan pelonggaran moneter.

Agus mengatakan, secara umum saat digelar rapat dewan gubernur pada Desember 2015 dan Januari 2016, BI melihat adanya ruang untuk pelonggaran moneter sehingga diputuskan penurunan suku bunga acuan BI dari 7,5% menjadi 7,25%.

"Kita harapkan kondisi terus terjaga sehingga pelonggaran moneter bisa dilakukan," kata Agus di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (28/1).

Dia mengatakan, saat ini Bank Indonesia masih mengkaji sejumlah faktor yang dapat dijadikan sebagai patokan untuk melonggarkan moneter, khususnya terkait suku bunga acuan.

ADVERTISEMENT

"Namun, ini hanya akan mungkin bisa diputuskan kalau nanti kita sudah mengkaji data. Dan, data yang penting perlu kita kaji adalah bagaimana stabilitas sistem keuangan dan stabilitas ekonomi makro. Itu harus kita jaga sehingga dapat melaksanakan penyesuaian atau pelonggaran moneter," katanya.

Menurut Agus, dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) pada bulan Januari 2016 yang diprediksikan sebesar 0,75% ruang untuk pelonggaran moneter tetap ada.

"Secara umum, statement kita bahwa ruang untuk pelonggaran moneter itu ada. Tapi itu tergantung pada data. Seperti pada bulan Desember kita juga menurunkan Giro Wajib Minimum dan pada Januari menurunkan BI rate. Kita masih akan kaji untuk hal ini," jelas dia.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Uang Palsu Turun Drastis, BI Ungkap Rupiah Makin Sulit Dipalsukan

Uang Palsu Turun Drastis, BI Ungkap Rupiah Makin Sulit Dipalsukan

EKONOMI
BI–Bareskrim Musnahkan 466.535 Lembar Uang Palsu

BI–Bareskrim Musnahkan 466.535 Lembar Uang Palsu

EKONOMI
BI dan Polri Musnahkan Uang Rupiah Palsu

BI dan Polri Musnahkan Uang Rupiah Palsu

MULTIMEDIA
Puan Desak Pemerintah Tahan Rupiah seusai Tembus Rp17.500

Puan Desak Pemerintah Tahan Rupiah seusai Tembus Rp17.500

NASIONAL
BI Yakin Pengakuan IMF Perkuat Persepsi Positif Pasar

BI Yakin Pengakuan IMF Perkuat Persepsi Positif Pasar

EKONOMI
BI Sebut Dolar AS Jadi Primadona saat Konflik Iran

BI Sebut Dolar AS Jadi Primadona saat Konflik Iran

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon