ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Penyanderaan Kembali Terjadi, RI Terus Moratorium Batu Bara ke Filipina

Jumat, 24 Juni 2016 | 20:09 WIB
RW
WP
Penulis: Robertus Wardi | Editor: WBP
Ilustrasi
Ilustrasi (Antara/Puspa Perwitasari)

Jakarta – Penyanderaaan terhadap Warga Negara Indonesia (WNI) oleh kelompok bersenjata Abu Sayyaf di Filipina Selatan kembali terjadi pada minggu ini. Tujuh WNI yang merupakan anak buah kapal Charles 001 disandera dengan permintaan uang tebusan.

Atas insiden berulang tersebut, pemerintah Indonesia memutuskan meneruskan moratorium atau penghentian sementara pengiriman batu bara ke Filipina. Moratorium akan dicabut jika jalur transportasi di Filipina Selatan itu benar-benar aman.

Di sisi lain, pemerintah Filipina bisa memberi jaminan atas kapal-kapal yang mengangkut batu baru untuk kepentingan negara tersebut. "Moratorium itu akan berpengaruh kepada ekonomi khususnya di Filipina," kata Menko Polhukam Luhut B Panjaitan di Jakarta, Jumat (24/6).

Ia menjelaskan moratorium dilakukan sejak penyanderaan kedua. Kejadian terakhir adalah penyaderaan yang ketiga kalinya dalam waktu dua bulan terakhir. "Moratorium pengiriman batu bara akan terus jalan sampai ada jaminan keamanan dari pihak Filipina," jelasnya.

ADVERTISEMENT

Di tempat yang sama Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu mengemukakan 96 persen kebutuhan batu bara Filipina berasal dari Indonesia. Dengan penghentian pengiriman akan berpengaruh pada kebutuhan negara tersebut. "Bayangkan kalau kita setop semua, lampu-lampu mereka tidak bisa menyala. Sebanyak 96 persen kebutuhan mereka bergantung Indonesia. Kalau kita tidak kirim saja repot buat negara itu," tuturnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Prabowo Sentil Eksportir Sawit dan Batu Bara Soal Dana Ekspor

Prabowo Sentil Eksportir Sawit dan Batu Bara Soal Dana Ekspor

EKONOMI
Pertahankan Pembangkit Batu Bara, Bahlil: Demi Listrik Murah

Pertahankan Pembangkit Batu Bara, Bahlil: Demi Listrik Murah

EKONOMI
Tragis! Kakek Bunuh Selingkuhan karena Tak Mau Bercinta 2 Kali Semalam

Tragis! Kakek Bunuh Selingkuhan karena Tak Mau Bercinta 2 Kali Semalam

SUMATERA UTARA
Harga Komoditas Naik, Penerimaan Negara Ikut Terdongkrak

Harga Komoditas Naik, Penerimaan Negara Ikut Terdongkrak

EKONOMI
PTBA Targetkan Produksi 49,5 Juta Ton pada 2026

PTBA Targetkan Produksi 49,5 Juta Ton pada 2026

EKONOMI
Harga Energi Meroket, Bea Keluar Batu Bara Jadi Andalan Negara

Harga Energi Meroket, Bea Keluar Batu Bara Jadi Andalan Negara

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon