Naik 9%, Harga Batu Bara Mulai Pulih
Senin, 5 September 2016 | 16:51 WIB
Jakarta - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan Harga Batu Bara Acuan (HBA) periode September 2016 sebesar US$ 63,93 per ton. Harga tersebut merupakan tertinggi sepanjang 2016 ini.
Deputi Direktur Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI) Hendra Sinadia mengatakan kenaikan harga batu bara di September ini mengindikasikan kebangkitan sektor batubara.
"Kenaikan ini memberikan optimisme pulihnya sektor batu bara," kata Hendra di Jakarta, Senin (5/9).
Hendra menuturkan melonjaknya harga batu bara kali ini disebabkan oleh menurunnya produksi batu bara di Tiongkok dan di beberapa negara. Namun sayangnya dia belum bisa mengungkapkan penurunan produksi tersebut.
"Kenaikan harga ini sebagian besar dipicu oleh penurunan produksi di negara produsen," ujarnya.
Berdasarkan catatan Beritasatu.com, kenaikan HBA September ini sekitar 9 persen dibandingkan HBA Agustus sebesar US$ 58,37 per ton. Harga batu bara terus merangkak naik semenjak Mei kemarin. HBA awal 2016 berada di level US$ 53,20 per ton. Namun kemudian mengalami fluktuasi hingga April kemarin.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




