Garuda Indonesia Tanam 50 Ribu Bibit Mangrove di Belitung
Senin, 26 September 2016 | 19:28 WIBBelitung - Maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia melalui Program Kemitraan Bina Lingkungan (PKBL), menyumbangkan 50 ribu bibit mangrove sebagai bagian dari dukungan Garuda dalam pengembangan potensi ekowisata berbasis konservasi mangrove di Selat Nasik, Belitung, Senin (26/9).
Dukungan Garuda Indonesia tersebut dilakukan melalui sinergi pengelolaan hutan mangrove di Selat Nasik di Belitung bersama pemerintah daerah dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) setempat melalui program edukasi terkait pengelolaan mangrove sebagai potensi pariwisata, penanaman dan penyulaman lebih dari 50 ribu bibit mangrove, stock nursery mangrove sebanyak 10 ribu bibit, hingga pemberian fasilitas infrastruktur dan dukungan modal kerja kepada masyarakat setempat.
"Dukungan Garuda Indonesia terhadap potensi ekowisata berbasis konservasi mangrove Selat Nasik di Bangka Belitung tersebut merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial yang dilaksanakan perusahaan dan sekaligus menjadi wujud komitmen Garuda Indonesia sebagai Green Airline untuk terus menjaga kelestarian lingkungan, khususnya terkait budi daya mangrove untuk pencegahan abrasi di pesisir laut," kata Direktur Umum & SDM Garuda Indonesia Linggarsari Soeharso dalam siaran persnya.
Melalui pengembangan potensi ekowisata berbasis konservasi mangrove ini, terang dia, Garuda Indonesia juga mengajak masyarakat setempat untuk lebih mengenal dan meningkatan kesadarannya akan pentingnya menjaga ekosistem pantai.
Konservasi mangrove, menurut dia, tidak hanya bermanfaat terhadap pelestarian lingkungan, akan tetapi juga dapat mengoptimalkan potensi wisata desa-desa di sekitar Selak Nasik. Pengembangan konsep ekowisata ini juga dapat memberikan kontribusi positif terhadap aktivitas ekonomi warga sekitar, mengingat tanaman mangrove memiliki nilai lebih secara ekonomi karena dapat menghasilkan produk-produk olahan mangrove.
"Dengan potensi lahan Mangrove di areal Kepulauan Belitung yang mencapai 500 hektar, kami optimis Selat Nasik dapat menjadi destinasi wisata edukasi yang memiliki daya tarik tersendiri. Harapan kami dengan kontribusi Garuda terhadap pengembangan potensi ekowisata konservasi mangrove tersebut dapat mendukung percepatan pengembangan potensi wisata Bangka Belitung sekaligus mendukung peningkatan ekonomi rakyat," papar Sari.
Bupati Belitung Sahani Saleh mengungkapkan, pihaknya menyambut baik komitmen Garuda dalam mendukung pengembangan potensi wisata Selat Nasik. Hal ini sejalan dengan visi dari Pemerintah Daerah Belitung yang tengah menggiatkan potensi ekowisata konservasi mangrove berbasis partisipasi kemasyarakatan.
Dukungan Garuda Indonesia terhadap potensi ekowisata konservasi mangrove Selat Nasik tersebut juga dilakukan melalui edukasi dan pelatihan terhadap siswa-siswi SMP/SMK, khususnya mengenai konsep konservasi flora dan fauna dengan harapan dapat memberikan wawasan yang komprehensif terkait pemanfaatan konservasi flora fauna terhadap peningkatan potensi wisata dan peningkatan ekonomi warga setempat.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




