ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Indocement Anggarkan Capex 2012 150-180 Juta Euro

Senin, 26 Maret 2012 | 19:29 WIB
IH
FH
Ilustrasi distribusi produk Indocement.
Ilustrasi distribusi produk Indocement. (Antara/Reza Fitriyanto)
Permintaan semen domestik diprediksi tumbuh seiring tumbuhnya pembangunan infrastruktur tanah air.

PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP)  menganggarkan belanja modal atau capital expenditure (capex) 2012 sekitar € 150-180 juta. Direktur INTP, Tju Lie Sukanto menyebutkan dana itu digunakan untuk beberapa proyek antara lain pembangunan pabrik penggilingan semen baru berkapasitas 1,9 juta ton per tahun di Citeureup Jawa Barat.

Lalu perencanaan tahap akhir pembangunan pabrik semen di lokasi yang sudah ada dengan kapasitas produksi 4,4 juta ton per tahun di daerah yang sama, serta rencana studi akhir pembangunan dua pabrik semen baru dengan kapasitas produksi masing-masing 2-2,6 juta ton per tahun di Jawa Tengah dan di luar Jawa.

"Ini untuk mengantisipasi pertumbuhan permintaan semen domestik," katanya dalam acara paparan publik di Jakarta, hari ini.

Tju Lie Sukanto mengatakan, pertumbuhan permintaan semen domestik terus meningkat dari tahun ke tahun. Tahun ini perseroan memperkirakan penjualan semen untuk sektor domestik tumbuh di atas 10 persen, sementara permintaan  semen domestik berada pada kisaran 8-10 persen.

Tahun lalu, konsumsi semen domestik mencapai 48 juta ton atau tumbuh 17,7 persen dibanding 2010 diangka 40,8 juta ton.

"Permintaan domestik ini diprediksi tetap tumbuh seiring tumbuhnya pembangunan infrastruktur tanah air," ujarnya.

Sebagai gambaran, sepanjang 2011, perseroan mencatat penjualan domestik tertinggi dalam sejarah perseroan mencapai 15,4 juta ton. Angka tersebut meningkat 19,9 persen dari volume penjualan domestik perseroan di 2010 yang mencapai 12,8 juta ton.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

DSNG Siapkan Capex Rp 800 M untuk Replanting dan Energi Terbarukan

DSNG Siapkan Capex Rp 800 M untuk Replanting dan Energi Terbarukan

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon