ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kemkop dan UKM Tindaklanjuti Kerja Sama dengan PUM Belanda

Selasa, 6 Desember 2016 | 21:18 WIB
FH
FH
Penulis: Feriawan Hidayat | Editor: FER
LLP-KUKM dan PUM Belanda mengunjungi industri UKM di Sidoarjo Jawa Timur. Dalam kunjungan tersebut, mereka didampingi Bupati Sidoarjo, Saifullah, dan Kadis Koperindag Sidoarjo.
LLP-KUKM dan PUM Belanda mengunjungi industri UKM di Sidoarjo Jawa Timur. Dalam kunjungan tersebut, mereka didampingi Bupati Sidoarjo, Saifullah, dan Kadis Koperindag Sidoarjo. (Istimewa)

Jakarta - Kementerian Koperasi dan UKM (Kemkop dan UKM) melalui Lembaga Layanan Pemasaran Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (LLP-KUKM) atau Smesco, menindaklanjuti kerja sama dengan Project Uitzending Managers (PUM) dari Belanda untuk melakukan bimbingan teknis, workshop, pendampingan dan konsultasi bagi para UKM tanah air.

Direktur Utama LLP-KUKM, Ahmad Zabadi, mengatakan, kerja sama LLP-KUKM dengan PUM Belanda pada tahun ini bertujuan untuk meningkatkan mutu, desain produk, dan informasi pasar produk kerajinan berbahan dasar kulit.

"Kerja sama LLP-KUKM dan PUM Belanda ini merupakan tindaklanjut dari kunjungan kerja Menteri Koperasi dan UKM, Puspayoga ke negeri Belanda pada September 2016 lalu," ujar Zabadi, di Jakarta, Selasa (6/12).

Dari kunjungan ke beberapa kalangan UKM, lanjut Zabadi, PUM Belanda mengagumi kualitas produk UKM di tanah air. "PUM Belanda menilai produk kerajinan Indonesia berkualitas, tahan lama dan mampu menandingi produk asing yang bermerek," tambahnya.

ADVERTISEMENT

Seperti diketahui, LLP-KUKM menjalin kerja sama dengan PUM Belanda untuk meningkatkan mutu, desain produk, dan informasi pasar produk kerajinan berbahan dasar kulit.

Program pendampingan ini, difasilitasi oleh Kedutaan Besar RI di Belanda. PUM Belanda terdiri dari tenaga ahli senior yang merupakan relawan dan mempunyai misi untuk membantu pelaku usaha di negara-negara berkembang dalam mengembangkan dan meningkatkan usahanya.

Didampingi Wakil Duta Besar RI untuk Belanda, Ibnu Wahyutomo, mereka datang ke Jakarta untuk melakukan berbagai program kegiatan pengembangan Koperasi dan UKM di Jakarta, Bogor, Yogyakarta dan Sidoarjo.

Sejak akhir November lalu, tenaga ahli dari PUM, Albertus Van Zelts memberikan pelatihan kepada 100 orang pelaku UKM mitra SMESCO untuk kategori fashion, sepatu dan asesoris berbahan dasar kulit. Bimbingan dilaksanakan di Galeri Indonesia WOW, dengan materi mengenai kualitas bahan baku, dan trend desain produk sepatu, jaket, dan tas kulit serta informasi pasar di Eropa Barat.

Tim PUM juga mengunjungi sentra UKM kulit di Jabodetabek untuk memberikan pendampingan di bidang produksi dan management para pelaku usaha Mitra Smesco. Salah satunya mendatangi UKM sepatu Delvino dan UKM produk tas kulit Scano Exotic di Jakarta.

Selain di Jakarta, tenaga ahli PUM juga mengunjungi UKM produk kerajinan dari kulit di Bogor Jawa Barat yakni UKM Pepari Leather dan UKM Kalong Leather Garment. Selanjutnya LLP-KUKM dan PUM Belanda bertolak ke Sidoarjo Jawa Timur, mengunjungi industri tas dan koper Intako, Senin (5/12). Dalam kunjungan tersebut, mereka didampingi Bupati Sidoarjo, Saifullah dan Kadis Koperindag.

Setelah ke Intako, kunjungan dilanjutkan ke Balai Pengembangan Industri Persepatuan Indonesia (BPIPI) yang bernaung dibawah Kemenperin. Tim juga mengunjungi pabrik sepatu Rajapaksi Sidoarjo. Dan pada Selasa (6/12), rombongan meneruskan kunjungan ke pabrik penyamakan kulit Rahmini Leather.





Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon