ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

LLP-KUKM Perluas Akses Pasar Mitra Binaan ke Tiongkok

Sabtu, 28 Januari 2017 | 15:07 WIB
FH
FH
Penulis: Feriawan Hidayat | Editor: FER
LLP-KUKM menggelar kurasi produk KUKM yang akan masuk ke pasar Tiongkok. Kegiatan kurasi ini tercatat diikuti 250 KUKM dan dibuka oleh Direktur Utama LLP-KUKM, Ahmad Zabadi.
LLP-KUKM menggelar kurasi produk KUKM yang akan masuk ke pasar Tiongkok. Kegiatan kurasi ini tercatat diikuti 250 KUKM dan dibuka oleh Direktur Utama LLP-KUKM, Ahmad Zabadi. (Istimewa)

Jakarta - Lembaga Layanan Pemasaran Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (LLP-KUKM) Kementerian Koperasi dan UKM mengajak para KUKM mitra untuk masuk pasar non konvensional.

Kali ini, LLP-KUKM menyasar penjualan produk KUKM di dalam penerbangan pesawat dalam dan luar negeri atau blocking space permanen display produk di kawasan bisnis Beijing, Tiongkok.

Untuk merealisasikannya, LLP-KUKM menggelar kurasi produk KUKM yang akan masuk ke pasar Tiongkok, bekerja sama dengan Diaspora Indonesia di Tiongkok, yang diketuai Prof Yenni Thamrin.

Kegiatan kurasi ini tercatat diikuti 250 KUKM dan dibuka oleh Direktur Utama LLP-KUKM, Ahmad Zabadi. Hadir dalam acara tersebut, Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran Kementerian Koperasi dan UKM I Wayan Dipta serta tim dari Rodamas yang melakukan kurasi produk KUKM untuk masuk di penerbangan pesawat Garuda Indonesia dan Citilink.

ADVERTISEMENT

LLP-KUKM

Direktur Utama LLP-KUKM, Ahmad Zabadi, mengatakan, kalangan pelaku usaha harus dapat memanfaatkan peluang dengan baik dan mengambil langkah strategis agar dapat menghadapi persaingan dengan negara ASEAN.

"Peluang yang ada harus diraih. Pelaku usaha juga harus meningkatkan kualitas produk. Pemerintah akan terus membantu agar bisa bersaing dengan produk-produk asing, salah satunya di Tiongkok," ujar Zabadi dalam keterangan tertulis yang diterima Beritasatu.com, di Jakarta, Sabtu (28/1).

Menurutnya, Tiongkok merupakan pasar yang bagus untuk produk kerajinan Indonesia seperti batik, home decor, craft, dan furniture. Selain karena daya beli masyarakat yang tinggi, diaspora Indonesia siap memfasilitasi pemasaran produk Indonesia di negeri Tirai Bambu itu. Nantinya, tim dari Diaspora Indonesia akan menyeleksi dengan ketat produk-produk tersebut.

"Pelaku usaha yang lolos kurasi produknya akan dikirim ke pusat perbelanjaan produk kerajinan negara-negara Asean di distrik Chaoyang Beijing, Tiongkok. Mereka tidak perlu membayar sewa tempat dan sales assistant karena biaya tersebut akan difasilitasi oleh diaspora Indonesia," terang Zabadi.

Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran Kementerian Koperasi dan UKM, I Wayan Dipta, menjelaskan, produk Indonesia yang akan dipasarkan di luar negeri harus memiliki hak cipta dan hak merek agar tidak dijiplak atau dibajak pihak asing.

"Dalam hal ini Kementerian Koperasi dan UKM akan memfasilitasi pelaku usaha Koperasi dan UKM untuk memperoleh hak atas kekayaan intelektual produk KUKM," kata Wayan Dipta.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon