ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

AS Masih Tujuan Utama Ekspor Banten

Sabtu, 25 November 2017 | 14:08 WIB
B
WP
Penulis: BeritaSatu | Editor: WBP
Ilustrasi ekspor dan impor.
Ilustrasi ekspor dan impor. (Antara)

Serang- Amerika Serikat (AS) masih menjadi tujuan utama ekspor Provinsi Banten pada September 2017 mencapai nilai US$ 142,77 juta disusul Tiongkok US$ 120,89 juta dan Jepang US$ 65,70 juta.

"Dominannya ekspor Banten ke AS karena negara Paman Sam tersebut butuh barang alas kaki seperti sepatu dan sendal yang banyak diproduksi di Banten," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Banten Agoes Soebeno di Serang, Sabtu (25/11).

Adapun nilai ekspor nonmigas 12 negara tujuan pada September 2017 mencapai US$ 613,99 juta turun 13,71 persen atau sebesar US$ 97,55 juta dibanding bulan sebelumnya.

Penurunan tertinggi berasal dari Amerika Serikat yang turun US$ 29,61 juta, sedangkan penurunan terendah terjadi pada Australia yaitu sebesar US$ 0,24 juta.

ADVERTISEMENT

Soebeno mengatakan nilai ekspor nonmigas gabungan dengan tujuan negara-negara Uni Eropa mengalami penurunan sebesar US$ 2,07 juta, demikian pula pada negara-negara ASEAN yang mengalami penurunan US$ 13,92 juta.

Secara kumulatif, ekspor nonmigas periode Januari - September 2017 untuk dua belas negara tujuan utama meningkat 26,14 persen dibanding periode sama tahun 2016. 11 dari 12 negara tujuan ekspor nonmigas mengalami peningkatan nilai ekspor, kecuali Jerman yang turun sebesar US$ 35 juta atau 15,35 persen. Peningkatan tertinggi terjadi pada Tiongkok yang naik US$ 347,32 juta.

"Pangsa ekspor nonmigas terbesar masih berasal dari Amerika Serikat, yaitu mencapai 16,99 persen, sementara pangsa ekspor untuk negara-negara ASEAN dan Uni Eropa, masing-masing 23,91 persen dan 10,13 persen," katanya.

Nilai ekspor nonmigas Banten September 2017 turun 10,35 persen dari US$ 984,21 juta menjadi US$ 882,35 juta, sedangkan ekspor migas naik dari US$ 1,45 juta menjadi US$ 7,80 juta.

12 negara tujuan utama ekspor nonmigas Banten adalah Thailand senilai US$ 55,28 juta, Malaysia (US$ 46,82 juta), Filipina (US$ 45,65 juta), Jerman (US$ 20,67 juta), Belgia (US$ 18,38 juta), Belanda (US$ 15,29 juta), Amerika Serikat (US$ 142,77 juta), Tiongkok (US$ 120,89 juta), Jepang (US$ 65,70 juta), India (US$ 36,05 juta), Korea Selatan (US$ 24,12 juta) dan Australia (US$ 22,38 juta).



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Surplus Neraca Perdagangan Capai US$ 2,23 M Didukung Ekspor Industri

Surplus Neraca Perdagangan Capai US$ 2,23 M Didukung Ekspor Industri

EKONOMI
Durian RI Makin Masif Masuk ke China

Durian RI Makin Masif Masuk ke China

LIFESTYLE
Sarung Batik Kudus Tembus Ekspor, Penjualan Naik Drastis Saat Lebaran

Sarung Batik Kudus Tembus Ekspor, Penjualan Naik Drastis Saat Lebaran

JAWA TENGAH
Pemerintah Harus Perkuat Diplomasi ke Eropa demi Kinerja Ekspor

Pemerintah Harus Perkuat Diplomasi ke Eropa demi Kinerja Ekspor

EKONOMI
Kawasan Industri Tematik Solusi Tarik Investasi

Kawasan Industri Tematik Solusi Tarik Investasi

EKONOMI
Penuhi Kebutuhan Jemaah Haji, KKP Targetkan Ekspor Ikan ke Arab Saudi

Penuhi Kebutuhan Jemaah Haji, KKP Targetkan Ekspor Ikan ke Arab Saudi

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon