Pemerintah Dorong IKM Kalbar Go Digital Lewat E-Smart

Pemerintah Dorong IKM Kalbar Go Digital Lewat E-Smart
Dirjen IKMA Kemperin Gati Wibawaningsih. ( Foto: Beritasatu Photo / Whisnu Bagus )
Whisnu Bagus Prasetyo / WBP Kamis, 2 Mei 2019 | 09:33 WIB

Pontianak, Beritasatu.com - Kementerian Perindustrian melalui Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (Ditjen IKMA) mendorong industri kecil dan menengah (IKM) Kalimantan Barat (Kalbar) berdaya saing global menuju revolusi industri 4.0. Hal itu diwujudkan dalam acara e-Smart IKM 2019 bertema “IKM Go Digital” di Pontianak, Kalbar, Kamis (2/5/2019).

Acara yang dihadiri 250 IKM dari Kota Pontianak, Kabupaten Mempawah, Kabupaten Bengkayang, Kabupaten Kubu Raya, dan Kota Singkawang ini berkolaborasi dengan platform digital dan lembaga pembiayaan. Adapun acara dikemas dalam bentuk pameran, talkshow, dan workshop.

Dirjen IKMA Kemperin Gati Wibawaningsih mengatakan, salah satu permasalahan Making Indonesia 4.0 adalah ketertinggalan UMKM dalam pemanfaatan teknologi. "Acara e-Smart IKM ini diharapkan menjadi penghubung IKM untuk belajar bagaimana menggunakan platform digital sehingga bisa meningkatkan daya saing global dan ekspor. Dengan e-commerce, akses pasar IKM lebih terbuka,” ujar Gati Wibawaningsih di sela pembukaan acara e-Smart IKM 2019 di Golden Tulip Hotel, Pontianak, Kamis, (2/5/2019). Hadir dalam kesempatan itu Wagub Kalbar, Ria Norsan.

Platform digital dan lembaga pembiayaan yang ikut pada acara tersebut yakni Shopee, Bukalapak, Dana, Imooji, BRI, JNE, OVO, Gapura Digital, WomenWill, Bank Kalbar, Klink HKI dan Kemasan Ditjen IKMA, Restrukturisasi Mesin Peralatan IKM, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (LPDB KUKM). “Kami berupaya memberdayakan IKM untuk memperkuat daya saing industri Indonesia," kata Gati Wibawaningsih.

Gati Wibawaningsih berharap e-commerce menjadi gerbang pelaku IKM untuk melakukan transformasi digital. "Setelah akses pasarnya diperluas, IKM membutuhkan promosi digital, sistem informasi digital, pembayaran digital, dan teknologi digital lainnya,” tambah Gati Wibawaningsih.

e-Smart IKM 2019 dengan tema “IKM Go Digital” berisi tiga topik talkshow serta delapan workshop yang bisa diikuti oleh peserta. “Saya gembira melihat antusiasme IKM untuk mengikuti acara ini, bukti bahwa IKM kita juga siap mengadopsi teknologi digital” kata Gati pada acara tersebut.

Acara "IKM Go Digital" telah diadakan di Semarang, Bogor, Surabaya, dan Bali, dengan melibatkan 4.500 IKM pada tahun 2019 ini.

Wagub Kalbar, Ria Norsan mengapresiasi pemerintah pusat memilih Pontianak Kalimantan Barat sebagai tempat acara e-Smart IKM go digital menyusul makin meningkatnya IKM dengan varian produknya. "Sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat, kami Pemprov Kalbar mendorong IKM jadi penggerak ekonomi daerah dan penyerapan tenaga kerja," kata Ria Norsan.



Sumber: BeritaSatu.com