Tak Ada Lagi Antrean Kendaraan di Luar Pelabuhan Merak
Kamis, 12 Juli 2012 | 17:59 WIB
Sudah tidak ada lagi truk yang mengantre di Pelabuhan Merak. Saat ini semua truk berada di dalam Pelabuhan Merak
PT ASDP Indonesia Ferry melansir, kondisi lalu lintas menuju Pelabuhan Merak pada Kamis (12/7) sudah sepenuhnya terurai sejak pukul 13.15 WIB hari ini, artinya sudah tidak ada lagi antrean truk di luar Pelabuhan Merak. Saat ini kapal yang beroperasi rutin sebanyak 28 kapal yang dilayani oleh lima dermaga di Merak.
“Sudah tidak ada lagi truk yang mengantre di Pelabuhan Merak. Saat ini semua truk berada di dalam Pelabuhan Merak, sehingga kondisi lalu lintas menuju pelabuhan sudah lancar dan tidak tersendat. ASDP juga berharap kondisi kapal yang beroperasi terus konsisten sehingga untuk seterusnya kondisi arus penyeberangan Merak-Bakeuheni semakin membaik,” kata Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Christine Hutabarat, dalam siaran persnya, hari ini.
Disebut Christine, dari pukul 08.00-13.00 WIB, sebanyak 570 truk, 160 mobil, dan 600 penumpang sudah diseberangkan dari Merak. Kondisi cuaca yang cerah menyebabkan penguraian antrean yang sudah terjadi sejak beberapa hari lalu bisa diselesaikan hari ini.
“Jelas kondisi cuaca juga berpengaruh pada penguraian antrian ini, karena dengan cuaca yang bagus kapal bisa sandar dengan cepat dan waktu bongkar muat bisa berjalan dengan semestinya. Sehingga hasilnya bisa kita lihat sendiri, truk sekarang sudah tidak lagi antri di luar pelabuhan,” tambahnya.
Menurut Christine, saat ini pihak ASDP terus bekerja keras untuk melancarkan arus kendaraan yang hendak menyeberang melalui Merak. Sebab, kondisi akhir pekan ini diperkirakan akan padat karena masa liburan sekolah akan berakhir pada minggu ini.
“Dengan tidak ada antrean di luar pelabuhan tentunya tidak menjadikan ASDP terlena. ASDP tetap waspada dan terus bekerja keras, karena kami perkirakan akhir pekan ini arus kendaraan akan semakin padat dengan kendaraan pribadi karena berakhirnya masa liburan. ASDP akan antisipasi dengan konsistensi jumlah kapal dan pengaturan port time yang baik. Sehingga lalu lintas penyeberangan semakin kondusif,” kata Christine.
Seperti telah diungkapkan sebelumnya, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) telah menerapkan langkah-langkah mengatasi kepadatan Pelabuhan Merak dan terus berupaya agar tetap konsisten untuk mengantisipasi meningkatnya kendaraan menuju pelabuhan.
Langkah itu adalah menambah satu unit kapal ro-ro bantuan milik PT ASDP Indonesia Ferry di lintasan Merak-Bakauheni, yaitu KMP Roditha dari lintasan Lembar-Padangbai, lalu jumlah kapal yang beroperasi minimal 28 kapal dan dapat beroperasi secara konsisten hingga 4 trip/hari/kapal, juga meningkatkan trip kapal.
Selanjutnya, mengupayakan percepatan sandar kapal di Dermaga (Port Time) dari 60 menit menjadi 45 menit dengan menambah Sumber Daya Manusia (SDM) untuk mempercepat bongkar muat di dermaga, lalu mengupayakan agar kapal (nahkoda) melaksanakan instruksi dari petugas Ship Traffic Control (STC) secara konsisten, khususnya terkait dengan percepatan sandar kapal di dermaga.
Di samping itu, PT ASDP Indonesia Ferry sedang mengupayakan tambahan area parkir kendaraan di Merak, dengan memanfaatkan area Stasiun Kereta Api yang terdapat di sana.
PT ASDP Indonesia Ferry melansir, kondisi lalu lintas menuju Pelabuhan Merak pada Kamis (12/7) sudah sepenuhnya terurai sejak pukul 13.15 WIB hari ini, artinya sudah tidak ada lagi antrean truk di luar Pelabuhan Merak. Saat ini kapal yang beroperasi rutin sebanyak 28 kapal yang dilayani oleh lima dermaga di Merak.
“Sudah tidak ada lagi truk yang mengantre di Pelabuhan Merak. Saat ini semua truk berada di dalam Pelabuhan Merak, sehingga kondisi lalu lintas menuju pelabuhan sudah lancar dan tidak tersendat. ASDP juga berharap kondisi kapal yang beroperasi terus konsisten sehingga untuk seterusnya kondisi arus penyeberangan Merak-Bakeuheni semakin membaik,” kata Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Christine Hutabarat, dalam siaran persnya, hari ini.
Disebut Christine, dari pukul 08.00-13.00 WIB, sebanyak 570 truk, 160 mobil, dan 600 penumpang sudah diseberangkan dari Merak. Kondisi cuaca yang cerah menyebabkan penguraian antrean yang sudah terjadi sejak beberapa hari lalu bisa diselesaikan hari ini.
“Jelas kondisi cuaca juga berpengaruh pada penguraian antrian ini, karena dengan cuaca yang bagus kapal bisa sandar dengan cepat dan waktu bongkar muat bisa berjalan dengan semestinya. Sehingga hasilnya bisa kita lihat sendiri, truk sekarang sudah tidak lagi antri di luar pelabuhan,” tambahnya.
Menurut Christine, saat ini pihak ASDP terus bekerja keras untuk melancarkan arus kendaraan yang hendak menyeberang melalui Merak. Sebab, kondisi akhir pekan ini diperkirakan akan padat karena masa liburan sekolah akan berakhir pada minggu ini.
“Dengan tidak ada antrean di luar pelabuhan tentunya tidak menjadikan ASDP terlena. ASDP tetap waspada dan terus bekerja keras, karena kami perkirakan akhir pekan ini arus kendaraan akan semakin padat dengan kendaraan pribadi karena berakhirnya masa liburan. ASDP akan antisipasi dengan konsistensi jumlah kapal dan pengaturan port time yang baik. Sehingga lalu lintas penyeberangan semakin kondusif,” kata Christine.
Seperti telah diungkapkan sebelumnya, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) telah menerapkan langkah-langkah mengatasi kepadatan Pelabuhan Merak dan terus berupaya agar tetap konsisten untuk mengantisipasi meningkatnya kendaraan menuju pelabuhan.
Langkah itu adalah menambah satu unit kapal ro-ro bantuan milik PT ASDP Indonesia Ferry di lintasan Merak-Bakauheni, yaitu KMP Roditha dari lintasan Lembar-Padangbai, lalu jumlah kapal yang beroperasi minimal 28 kapal dan dapat beroperasi secara konsisten hingga 4 trip/hari/kapal, juga meningkatkan trip kapal.
Selanjutnya, mengupayakan percepatan sandar kapal di Dermaga (Port Time) dari 60 menit menjadi 45 menit dengan menambah Sumber Daya Manusia (SDM) untuk mempercepat bongkar muat di dermaga, lalu mengupayakan agar kapal (nahkoda) melaksanakan instruksi dari petugas Ship Traffic Control (STC) secara konsisten, khususnya terkait dengan percepatan sandar kapal di dermaga.
Di samping itu, PT ASDP Indonesia Ferry sedang mengupayakan tambahan area parkir kendaraan di Merak, dengan memanfaatkan area Stasiun Kereta Api yang terdapat di sana.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




