BI Perkirakan Juli 2020 Deflasi 0,03%
Jumat, 24 Juli 2020 | 18:37 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Berdasarkan Survei Pemantauan Harga pada minggu IV Juli 2020, Bank Indonesia memperkirakan pada Juli 2020 ini terjadi deflasi sebesar 0,03% (mtm).
Kepala Departemen Komunikasi/Direktur Eksekutif Bank Indonesia Onny Widjanarko memaparkan, penyumbang utama deflasi pada periode laporan antara lain berasal dari bawang merah sebesar -0,10% (mtm), daging ayam ras sebesar -0,03% (mtm), bawang putih sebesar -0,03% (mtm), gula pasir sebesar -0,02% (mtm), jeruk sebesar -0,02 (mtm) serta cabai merah, kelapa, daging sapi, dan angkutan udara masing-masing sebesar -0,01% (mtm).
Sementara itu, komoditas utama penyumbang inflasi, yaitu telur ayam ras sebesar 0,05% (mtm), emas perhiasan sebesar 0,04% (mtm), dan rokok kretek filter sebesar 0,01% (mtm).
"Dengan perkembangan tersebut, perkiraan inflasi Juli 2020 secara tahun kalender sebesar 1,06% (ytd), dan secara tahunan sebesar 1,61% (yoy)," kata Onny Widjanarko dalam keterangan tertulisnya, Jumat (24/7/2020).
Sementara itu berdasarkan laporan Badan Pusat Statistik (BPS), pergerakan inflasi bulanan pada tahun ini memang berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Bila biasanya terjadi kenaikan inflasi pada momen Ramadan dan Idul Fitri, pada tahun ini inflasinya cenderung flat.
BPS mencatat, pada Januari 2020 inflasinya sebesar 0,39%, Februari 0,28%, Maret 0,10%, April 0,08%, Mei 0,07%, kemudian di Juni 2020 inflasinya 0,18%.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




