47 Perusahaan Pelat Merah Raih Penghargaan BUMN Brand Award 2020
Senin, 28 September 2020 | 20:51 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Reputasi perusahaan tidak dibangun sekejap, tapi dipahat dengan waktu dan proses yang panjang. Namun, keruntuhan reputasi bisa dalam waktu sekejap.
Oleh karena itu, perusahaan dan level pimpinan harus sangat memperhatikan aspek-aspek internal maupun eksternal yang bisa membahayakan reputasi perusahaan.
Tak terkecuali perusahaan-perusahaan Badan Ushaa Milik Negara (BUMN) yang memiliki peran sebagai lembaga profit sekaligus memiliki tanggung jawab yang lebih besar dalam mendukung program-program pemerintah.
Founder dan CEO Iconomics, Bram S Putro, mengatakan, pandemi Covid-19 membuat tantangan semakin berat bagi BUMN. Dalam situasi saat ini, masing-masing BUMN tentunya akan mengelola reputasi dengan gayanya masing-masing. Termasuk membangun reputasinya di mata kaum milenial.
"Iconomics melihat reputasi terutama pada masa pandemi dan pascapandemi Covid-19 menjadi salah satu isu yang sangat penting," ujar Bram dalam keterangan persnya, Senin (28/9/2020).
Bram menjelaskan, Iconomics melanjutkan acara BUMN Brand Award yang merupakan apresiasi kepada perusahaan-perusahaan pelat merah alias BUMN.
"Apresiasi BUMN atau BUMN Brand Award 2020 ini, digelar Iconomics untuk kedua kalinya. Tahun pertama diselenggarakan pada 2019 dengan menghadirkan Sekretaris Kementerian BUMN yang menyampaikan insight-nya kepada seluruh pimpinan BUMN yang hadir saat itu," jelasnya.
Dalam BUMN Brand Award 2020, kata Bram, sebanyak 47 perusahaan BUMN berhasil mendapatkan penghargaan, setelah melalui 4 indikator. "Adapun indikator yang menjadi penilaian yaitu, market dominance, brand strength, customer satisfaction dan social economy," tandasnya.
Dalam market dominance yang akan dilihat adalah jumlah penggunaan produk dan jasa perusahaan BUMN yang disurvei. Adapun brand strength menyangkut jumlah responden yang mengetahui keberadaan brand.
Iconomics juga melihat aspek customer satisfaction yang dilihat dari penilaian responden terhadap kualitas layanan brand perusahaan-perusahaan BUMN. "Aspek lainnya yang dilihat mengenai persepsi responden perusahaan BUMN dalam berkontribusi sosial dan ekonomi," pungkas Bram.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




