Bitcoin Sentuh Harga Tertinggi Selama Dua Tahun Terakhir
Jumat, 4 Desember 2020 | 16:13 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Bitcoin hari ini, Jumat (4/12/2020) menembus Rp 270 juta per 1 bitcoin (BTC) atau menyentuh harga tertingginya sepanjang sejarah. Secara keseluruhan, kenaikan harga bitcoin di sepanjang tahun ini 170%.
Pada awal tahun 2020, bitcoin dijual sekitar Rp 99 juta. Sempat anjlok karena dampak corona hingga Rp 65 juta pada Maret 2020, harga bitcoin kemudian naik secara perlahan hingga akhirnya bisa menembus level tertinggi. Menurut data Coindesk.com, harga 1 bitcoin hari ini mencapai $19.375,89.
CEO Indodax Oscar Darmawan mengatakan, lompatnya harga bitcoin hingga hampir menyentuh tertinggi disebabkan karena tingginya permintaan. Saat ini, sudah banyak masyarakat global paham bitcoin merupakan aset safe haven atau sebagai aset investasi pelindung di tengah krisis pandemi.
"Orang-orang memahami bahwa bitcoin adalah aset safe haven. Selain itu, banyak orang-orang yang menganggap bahwa bitcoin hadir sebagai aset baru yang mampu sebagai nilai lindung inflasi," katanya dalam siaran pers, Jumat (4/12/2020).
Oscar menjelaskan ada beberapa faktor yang mendukung kenaikan nilai bitcoin. Misalnya dari platform PayPal sejak Oktober 2020 telah mengizinkan penggunanya membeli dan menjual bitcoin. Selain itu, sejumlah investor institusional besar yang menyatakan minat untuk membeli bitcoin. Guggenheim Partners, sebuah perusahaan Wall Street juga mengumumkan telah berinvestasi senilai US$ 530 juta di bitcoin. Faktor lainnya lagi adalah tingkat khawatir investor melihat upaya bank sentral menangani Covid-19 akan memicu inflasi.
"Inilah yang membuat tren permintaan secara terus menerus. Permintaannya meningkat, harganya juga meningkat," ungkap dia.
Di Indonesia sendiri, bitcoin sudah diatur sebagai komoditas yang bisa diperdagangkan dan diatur melalui peraturan Kementerian Perdagangan. "Jadi, di Indonesia perdagangan bitcoin sudah legal. Masyarakat sudah bisa membeli dan menyimpan bitcoin di dompet digital dan ikut mendapatkan keuntungan saat memperdagangkan bitcoin ini karena sudah ada dasar aturannya," pungkas Oscar.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
62 Persen Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air




