BPS: Jumlah Penumpang Pesawat Domestik dan Internasional di April 2021 Meningkat
Rabu, 2 Juni 2021 | 13:04 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, jumlah penumpang angkutan udara domestik yang diberangkatkan pada April 2021 sebanyak 2,8 juta orang, naik 5,62% dibanding Maret 2021. Untuk jumlah penumpang tujuan luar negeri (internasional) juga naik 6,88% menjadi 43.500 orang.
Namun jika dikumulatifkan selama Januari-April 2021, jumlah penumpang domestik masih turun 44,71% atau sebanyak 9,7 juta orang, sedangkan jumlah penumpang internasional sebanyak 167.900 orang atau turun 95,06% dibanding periode yang sama tahun 2020.
"Jumlah penumpang angkutan udara baik domestik maupun internasional secara month-to-month pada April 2021 mengalami kenaikan," kata Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Setianto dalam pemaparan kondisi transportasi nasional, Rabu (2/6/2021).
Untuk penumpang angkutan laut dalam negeri, yang diberangkatkan pada April 2021 tercatat 1,3 juta orang atau naik 4,23% dibanding Maret 2021. Namun jumlah barang yang diangkut turun 3,41% menjadi 26,1 juta ton. Selama Januari–April 2021 jumlah penumpang mencapai 5,1 juta orang atau turun 24,02% dibanding dengan periode yang sama tahun 2020, sedangkan jumlah barang yang diangkut naik 4,83% atau mencapai 104,6 juta ton.
Sedangkan untuk penumpang kereta api, yang berangkat pada April 2021 sebanyak 14,9 juta orang atau naik 4,06% dibanding Maret 2021. Serupa dengan jumlah penumpang, jumlah barang yang diangkut kereta api mengalami peningkatan 2,13% menjadi 4,2 juta ton.
"Selama Januari–April 2021, jumlah penumpang kereta api mencapai 52,5 juta orang atau turun 45,13% dibanding periode yang sama tahun 2020. Untuk jumlah barang yang diangkut kereta api juga turun 7,86% menjadi 15,9 juta ton," terang Setianto.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




