Oxygen Concentrator, Alternatif di Tengah Kelangkaan Tabung Oksigen
Sabtu, 10 Juli 2021 | 14:22 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan, berdasarkan Instruksi Menperin Nomor 1 Tahun 2021, Kementerian Perindustrian telah menginstruksikan pelaku industri untuk berkontribusi dalam pemenuhan oksigen bagi penanganan covid-19.
"Kementerian Perindustrian ditugaskan mencari sumber-sumber oksigen tambahan, baik melalui peningkatan kapasitas produksi maupun mendatangkan dari impor. Kami terus bekerja sama dengan kementerian/lembaga, khususnya dengan Kementerian Perindustrian, pemerintah daerah dan juga dengan asosiasi industri," kata Agus Gumiwang, dalam acara penyerahan donasi 600 unit oxygen concentrator dari Indorama, Sabtu (10/7/2021).
Dikatakan Agus, Kemperin memandang penting untuk secara proaktif membantu tugas Kementerian Kesehatan (Kemkes) dalam hal pencarian atau pengadaan oxygen concentrator.
Pembelian oxygen concentrator, menurutnya, merupakan opsi terbaik karena lebih efisien dan tidak memerlukan pengadaan oksigen, tabung oksigen, dan isotank. Oxygen concentrator dapat memproduksi oksigen dan mendistribusikan langsung pada pasien covid-19 di lokasi perawatan.
"Kementerian Perindustrian menilai oxygen concentrator merupakan opsi terbaik karena memberikan kemudahan bagi rumah sakit untuk membantu pasien non-ICU, dan ini juga efisien karena mengurangi kebutuhan oksigen dan tabung oksigen, termasuk mempermudah sistem distribusi. Dengan demikian oksigen yang tersedia dapat diprioritaskan untuk melayani pasien-pasien ICU," kata Agus Gumiwang.
Presiden Direktur PT Indorama Ventures Indonesia, Saurabh Mishra menyampaikan, 600 unit oxygen concentrator yang didonasikan tersebut diimpor dari Tiongkok. Peralatan medis portabel ini digunakan untuk mendukung pasokan dan kualitas oksigen yang sangat dibutuhkan saat pasien mengalami sesak napas.
"Kami harapkan donasi ini dapat memberikan kontribusi bagi pemerintah dan masyarakat sebagai bagian dari upaya penanggulangan pandemi covid-19," kata Saurabh Mishra.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




