ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Bosowa Grup Bangun Pabrik Semen Rp 3 Triliun

Senin, 19 November 2012 | 18:46 WIB
B
B
Penulis: BeritaSatu | Editor: B1
LOGO BOSOWA
LOGO BOSOWA (JGPHOTO)
Pembangunan pabrik ini merupakan langkah penting dalam rencana Bosowa menaikkan pangsa pasarnya di tengah-tengah sektor infrastruktur yang semakin berkembang.

Bosowa Grup meletakkan batu pertama untuk pembangunan pabrik klinker (terak) keduanya di Makassar, Sulawesi Selatan, hari ini. Pembangunan pabrik ini diharapkan dapat mendorong pangsa pasar Bosowa di tengah-tengah pembangunan infrastruktur di Indonesia.

Presiden direktur Bosowa Erwin Aksa mengatakan pabrik senilai Rp 3 triliun ini diharapkan dapat memproduksi 5.2 juta ton klinker per tahun. Pabrik ini diharapkan selesai pada tahun 2014.

Erwin mengatakan pembangunan pabrik ini merupakan langkah penting dalam rencana Bosowa menaikkan pangsa pasarnya di tengah-tengah sektor infrastruktur yang semakin berkembang.

"Saat ini Bosowa memproduksi 3.2 juta ton semen per tahun tapi kita targetkan produksi per tahun meningkat menjadi 12 juta ton pada tahun 2015," ujarnya, hari ini.

Dia menambahkan Bosowa saat ini berada di posisi dua besar produsen semen di Indonesia bagian timur dan ke depannya akan melakukan ekspansi ke bagian barat Indonesia. Secara nasional, pangsa pasar Bosowa hanya sebesar 6 persen.

"Pada tahun 2015, kami perkirakan pangsa pasar kami menjadi 20 persen," ujarnya.

Saat ini, Bosowa sedang membangun beberapa pabrik semen di seluruh Indonesia. Baru-baru ini, Bosowa memulai konstruksi fasilitas penggilingan semen senilai Rp 1 triliun di Banyuwangi, Jawa Timur. Pabrik tersebut akan memproduksi 1.8 juta ton semen per tahun dan diharapkan selesai tahun 2014.

"Tahun depan, kapasitas produksi Bosowa secara total akan mencapai 5 juta ton," uajr Erwin, sambil menambahkan kalau perusahaan mengalokasikan Rp 6.5 triliun untuk pengembangan produksi.

Selain di Banyuwangi, perusahaan juga membangun pabrik semen di Banten, Papua Barat, dan Sulawesi Utara.

Penjualan semen dalam dua tahun terakhir terus meningkat berkat berkembangnya sektor properti dan belanja pemerintah di sektor infrastruktur.

Tahun 2011 lalu angka penjualan semen mencapai 49.2 juta ton, naik 12.8 persen dari tahun 2010.

Berdasarkan data Asosiasi Semen Indonesia (ASI), produksi semen hingga Juli 2012, naik 10.3 persen menjjadi 34.46 juta ton dibanding periode yang sama tahun lalu. ASI memperkirakan produksi semen tahun ini akan mencapai 60.56 juta ton. Tahun depan, produksi diperkirakan mencapai 65 juta ton.




Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon