Bersinergi Sambut KTT G-20, TVRI, RRI, dan Antara Bentuk Redaksi Nasional
Jumat, 25 Februari 2022 | 12:30 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Tiga media massa milik negara, yakni TVRI, Antara, dan RRI siap menyambut puncak acara KTT G-20 yang akan digelar di Bali pada 15-16 November 2022. Ketiga media itu akan bersinergi untuk menyukseskan KTT G-20 melalui wadah "Redaksi Nasional".
Terkait hal itu, Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI menyelenggarakan rapat koordinasi yang melibatkan sejumlah kementerian, LKBN Antara, LPP RRI, serta pakar penyiaran dari Asia-Pacific Broadcasting Union dan European Broadcasting Union. Rapat koordinasi digelar di Hotel Pullman, Jakarta, Kamis (24/2/2022).
Hadir pada acara itu Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono, Sekretaris Jenderal Kementerian Komunikasi dan Informatika Mira Tayyiba, Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wisnu Bawa Tarunajaya, Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Febrio Kacaribu, serta Duta Besar dan Utusan Tetap Republik Indonesia untuk PBB di New York Dian Triansyah Djani.
Baca Juga: Forum G-20, Sekjen Kominfo Dorong Sinergisitas Media
Dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Jumat (25/2/2022), Direktur Utama LPP TVRI, Iman Brotoseno mengatakan, pihaknya bersama LKBN Antara dan LPP RRI sebagai media negara bersinergi dalam wadah "Redaksi Nasional".
"Kami siap berkolaborasi dalam menyebarluaskan informasi terkait berbagai kegiatan G-20, yang meliputi pertemuan tingkat menteri dan deputi, Kelompok Kerja, dan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G-20 nanti di Bali," ujar Iman Brotoseno.
Para peserta yang hadir dalam rapat koordinasi itu secara umum menekankan pentingnya kolaborasi dan peran media untuk mengamplifikasi dan membumikan Presidensi Indonesia di G-20.
Masyarakat Indonesia harus dapat merasakan langsung dampak positif dari penyelenggaraan berbagai kegiatan KTT G-20, yang terdiri dari pertemuan tingkat menteri dengan total 184 kegiatan utama, acara "Road to G-20", dan 254 kegiatan yang tersebar di 24 kota di Indonesia.
"Kita juga harus dapat memastikan bahwa dunia melihat keseriusan Indonesia dalam memaknai Presidensi G-20. Indonesia is quite large, Indonesia is safe and healthy, and Indonesia is open for Business," ujar Iman Brotoseno.
Rapat Koordinasi ini juga menghadirkan enam sesi diskusi dengan tema yang atraktif dan berkualitas. Salah satu diskusi pada acara ini melibatkan European Broadcasting Union (EBU) dan Asia-Pacific Broadcasting Union (ABU) sebagai dua organisasi penyiaran terbesar di dunia.
Dr Javad Mottaghi, Sekretaris Jendral ABU mengatakan, pihaknya siap memberikan dukungan penuh kepada TVRI dan "Redaksi Nasional" untuk menjadi co-host dari KTT G-20. ABU juga akanmembantu menyebarkan informasi liputan, tidak hanya kepada negara-negara anggota G20, juga kepada stasiun televisi di negara yang menjadi anggota ABU, yang jumlahnya sekitar 170 negara.
Baca Juga: Kepresidenan G-20 Indonesia Menjadi Katalis Transformasi Ekonomi
EBU dan ABU bertekad untuk berkolaborasi dengan semua anggotanya, yakni Badan Penyiaran se-Eropa dan Asia Pasifik dengan menyiarkan semaksimal mungkin kegiatan G-20, baik dari segi teknis maupun substansi, yang dihasilkan dari pertemuan puncak G-20 pada 15-16 November 2022.
Sementara itu Direktur Program dan Berita TVRI, Irianto menjelaskan, sejauh ini TVRI telah melakukan siaran langsung yang berkenaan dengan G-20, seperti konferensi pers dari lima menteri mengenai G-20, Kick Off Meeting G20, Bussiness 20, Women 20, dan Finance Ministerial and Central Governor Meeting yang diadakan pada 17-18 Februari 2022.
Berbagai kegiatan itu juga secara lengkap disiarkan melalui TVRI World. Hasil siaran ini juga diteruskan ke seluruh dunia melalui jaringan satelit EBU dan ABU serta melalui jaringan yang dimiliki oleh RRI dan Antara.
Baca Juga: Gubernur BI: Presidensi G-20 Punya Nilai Strategis untuk Pemulihan Ekonomi
"Redaksi Nasional" adalah kolaborasi dan sinergi tiga media negara, yakni LKBN Antara, LPP RRI, dan LPP TVRI untuk mewujudkan sebaran informasi publik yang kredibel, jernih, serta memiliki daya jangkau ke segenap lapisan masyarakat Indonesia dan dunia internasional.
"Redaksi Nasional" merancang, memproduksi, dan mendistribusikan pemberitaan multiplatform, teks, foto, audio, video, dan infografis dalam sistem konvergensi atas sejumlah agenda kenegaraan dan agenda publik terkini dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




