Harga Emas dan Paladium Mulai Melandai Setelah Konflik Ukraina
Sabtu, 26 Februari 2022 | 08:13 WIB
Chicago, Beritasatu.com - Harga emas berbalik arah turun 1% pada Jumat (25/2/2022) setelah invasi Rusia ke Ukraina memicu kenaikan tajam hari sebelumnya. Pelemahan juga terjadi pada paladium.
Harga emas di pasar spot turun 1% menjadi US$ 1.884,69 per ons. Sedangkan emas berjangka AS merosot lebih 2% menjadi US$ 1.888,40.
"Kami pikir penurunan harga terlalu dini, ada risiko eskalasi lebih lanjut dalam konflik dan bisa jadi hanya koreksi sementara," kata analis Commerzbank Daniel Briesemann.
Baca Juga: Harga Emas Antam Turun Drastis Rp 19.000
Briesemann menambahkan. kemungkinan ada ekspektasi di antara pelaku pasar bahwa sanksi yang dijatuhkan Barat terhadap Rusia tidak cukup keras.
Harga logam mulia menguat lebih 3% ke US$ 1.973,96 setelah Rusia menyerang Ukraina. Harga telah melemah lebih US$ 90 dari posisi tertinggi Kamis.
"Kenaikan dramatis yang diikuti penurunan dramatis sangat termotivasi secara teknis," kata Direktur Perdagangan Logam di High Ridge Futures, David Meger.
Baca Juga: Harga Minyak Terkoreksi Setelah Tembus US$ 100 karena Invasi Rusia
Rebound (kenaikan) di bursa saham global juga membebani safe-haven, bahkan ketika analis memperkirakan volatilitas pasar akan tetap tinggi.
"Risiko dan permintaan safe haven akan terus mendukung emas, tetapi lonjakan emas dibatasi kemungkinan kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve AS Maret ini," kata Kepala Strategi Pasar Komoditas Bank of China International, Xaio Fu.
Sementara palladium turun 1,9% menjadi US$ 2.355,81 setelah menyentuh US$ 2.711,18 pada Kamis, tertinggi sejak Juli 2021.
"Palladium adalah logam mulia yang paling rentan terhadap invasi Rusia ke Ukraina," kata analis pasar di Kinesis, Carlo Alberto De Casa.
Dengan Rusia sebagai produsen paladium terbesar, kemungkinan sanksi yang semakin ketat terhadap negara dan perusahaannya meningkatkan prospek kekurangan pasokan yang mengerek harga, tambah De Casa.
Sementara harga perak di pasar spot turun 1,2% menjadi US$ 23,90 per ons dan platinum turun 0,4% menjadi US$ 1.053,02.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




