Harga Paladium Stabil setelah Melonjak 5% karena Risiko Pasokan Rusia
Selasa, 12 April 2022 | 05:56 WIB
Chicago, Beritasatu.com - Harga paladium stabil setelah melonjak 5% pada Senin (11/4/2022) di tengah kekhawatiran pasokan menyusul penangguhan perdagangan logam yang bersumber dari Rusia di pusat London. Sementara harga emas naik didukung kekhawatiran inflasi.
Harga paladium stabil pada US$ 2.425,04 per ons setelah sebelumnya mencapai posisi puncak sejak 24 Maret pada US$ 2.550,58. Adapun harga platinum turun 0,2% menjadi US$ 973,40.
Baca Juga: Harga Emas Naik karena Khawatir Ekonomi Jatuh Akibat Krisis Ukraina
Platinum dan paladium Rusia yang baru dimurnikan ditangguhkan dari perdagangan di London mulai Jumat pekan lalu menolak akses ke pusat perdagangan logam terbesar karena perang Ukraina.
"Dukungan fundamental yang mendasari kekhawatiran gangguan pasokan tetap menjadi fokus utama pasar," kata Direktur Perdagangan Logam di High Ridge Futures, David Meger.
Sementara harga emas di pasar spot naik 0,1% pada US$ 1.947,80 per ons setelah mencapai level tertinggi sejak 14 Maret di US$ 1.968,91. Adapun emas berjangka AS ditutup naik 0,1% pada US$ 1.948,2.
Baca Juga: Harga Emas Naik, Investor Tunggu Detail Negosiasi Ukraina
Emas terkoreksi setelah Presiden Federal Reserve Chicago Charles Evans mengisyaratkan pihaknya tidak akan menentang kenaikan suku bunga ke netral, yang akan membutuhkan beberapa kenaikan suku bunga 50 basis poin pada pertemuan bank sentral mendatang.
"Pertanyaan sebenarnya adalah apakah (The Fed) benar-benar akan mengambil sikap yang cukup kuat terhadap tekanan inflasi?" kata Meger.
Sementara emas dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi, kenaikan suku bunga meningkatkan biaya peluang memegang emas batangan yang tidak memberikan imbal hasil.
Fokus sekarang adalah pada laporan harga konsumen AS bulan Maret yang akan dirilis Selasa. Trader mengharapkan kenaikan lebih lanjut karena dampak perang Ukraina pada biaya energi.
Sementara harga perak di pasar spot naik 0,5% menjadi US$ 24,87 per ons.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




