UMKM Didorong Berani Berutang, Ini Alasannya
Kamis, 14 April 2022 | 20:10 WIB
Sebanyak 92% pelaku usaha mikro dan ultra mikro memulai usaha mereka dari modal pribadi. Hanya sekitar 34% yang melakukan pinjaman dari institusi formal seperti perbankan.
Angka pengguna fintech juga masih sangat rendah, yakni hanya 2,7% pelaku usaha mikro dan ultra mikro yang mendapat modal berkat pinjaman fintech. Alasan utamanya adalah, pelaku UMKM khawatir tidak sanggup membayar pinjamannya, sehingga lebih memilih tabungan pribadi saja.
"Ini merupakan peluang besar khususnya bagi Amartha, karena pangsa pasar UMKM yang belum terlayani akses permodalan masih sangat banyak," kata Aria.
Baca Juga: Smartphone Masuk Desa, Inovasi Amartha untuk Keuangan Inklusif
Menurut Aria, stigma bahwa berutang merupakan hal buruk, sebenarnya bisa diluruskan. Pinjaman produktif seperti yang disediakan oleh Amartha justru dapat membuka peluang bagi UMKM untuk lebih maju dan sejahtera.
"Apalagi pelayanan Amartha tidak terbatas pada pemberian modal saja, tetapi juga pendampingan usaha. Selain itu, peluang lebih besar juga hadir dari pentingnya bagi pelaku UMKM untuk mendapatkan literasi digital demi kemajuan bisnis mereka," tegasnya.
Aria menambahkan, Amartha sebagai perusahaan fintech cukup gencar melakukan edukasi literasi keuangan dan digital untuk para mitranya. Lebih dari 103.000 mitra telah mengikuti pelatihan literasi keuangan, dan lebih dari 45.000 mitra memperoleh edukasi kewirausahaan dari Amartha.
Baca Juga: Fintech Bantu Capai Target Inklusi Keuangan 90% pada 2024
Dampaknya, lebih dari 25% mitra Amartha sudah membiasakan diri untuk melakukan pencatatan keuangan, sehingga lebih disiplin dalam menabung dan mampu membeli aset baru dari hasil menabung.
"Program pendampingan dan edukasi bagi UMKM ini juga sejalan dengan arahan pemerintah yang mendorong UMKM untuk go digital. Tetapi untuk mewujudkan itu, tentu saja kita tidak bisa bergerak sendiri-sendiri. Butuh kolaborasi dari berbagai pihak," pungkas Aria.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




