ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Wamendag Minta Konsumen Miliki Nasionalisme Tinggi Soal Produk Dalam Negeri

Rabu, 20 April 2022 | 15:03 WIB
YD
YD
Penulis: Yudo Dahono | Editor: YUD
Temu wicara Hari Konsumen Nasional (Harkonas) 2022 bertema “Konsumen Berdaya Beli Produk Dalam Negeri”, di kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Selasa  19 April 2022.
Temu wicara Hari Konsumen Nasional (Harkonas) 2022 bertema “Konsumen Berdaya Beli Produk Dalam Negeri”, di kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Selasa  19 April 2022. (Handout)

Industri kecil dan menengah sebagai bagian dari UMKM juga memiliki peran yang signifikan dalam perekonomian nasional, yaitu sekitar 4,4 juta unit usaha (99,77% dari keseluruhan jumlah industri) dengan total penyerapan tenaga kerja mencapai 10,36 juta (66,25% dari keseluruhan pekerja sektor industri).

Baca Juga: Wamendag Prediksi Transaksi Aset Kripto Terus Bertumbuh

Karakteristik dari industri kecil menengah adalah sebagai produsen yang akan memberikan multiplier effect terhadap pengembangan sektor UMKM lainnya, seperti perdagangan, pertanian, pariwisata, dan sebagainya.

Di tempat yang sama, Ketua Umum Indonesian E-Commerce Association (idEA), Bima Laga menerangkan, saat ini, idEA telah menindaklanjuti dan terus akan memproses pengaduan, yang pada 2021 berjumlah 9.393 pengaduan.

ADVERTISEMENT

"Bila ditemukan pelanggaran pengaduan konsumen, Ditjen PKTN akan mengirimkan tautan (link) produk kepada kami, dan kami teruskan ke anggota. Dalam waktu kurang dari 24 jam, tautan produk tersebut akan dihapus," ujar Bima.

Menurutnya, idEA juga telah banyak membuat program yang mendukung peningkatan UMKM. Sejak 14 Mei 2020, idEA membuat Program Bangga Buatan Indonesia yang memfasilitasi UMKM untuk onboard di platform digital. Selain platform digital untuk menjangkau lebih banyak konsumen, idEA juga menyediakan platform fisik di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta dan Bandara Minangkabau di Padang.

Selain kerja sama dengan Kemendag, idEA juga bekerja sama dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan HAM.

"Program Bangga Buatan Indonesia merupakan gerakan masif yang menunjukkan bahwa pemerintah serius mendukung UMKM, ini menjadi merek dagang (trademark). Untuk itu, UMKM diharapkan dapat memanfaatkan momentumnya dengan menggunakan logo BBI pada produknya," jelas Bima.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Alutsista TNI-Polri Wajib Prioritaskan Produk Dalam Negeri

Alutsista TNI-Polri Wajib Prioritaskan Produk Dalam Negeri

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon