ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Dampak Pemanasan Global, Menteri ESDM: Bumi Semakin Panas

Jumat, 3 Juni 2022 | 16:50 WIB
H
FH
Penulis: Herman | Editor: FER
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif dalam acara FGD Energi, Lingkungan Hidup dan Geopolitik yang digelar partai Nasdem, 3 Juni 2022.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif dalam acara FGD Energi, Lingkungan Hidup dan Geopolitik yang digelar partai Nasdem, 3 Juni 2022. (Beritasatu Photo/Herman)

Jakarta, Beritasatu,com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengingatkan dampak pemanasan global yang bisa mengancam makhluk hidup dan juga lingkungan.

Berdasarkan kajian dari The Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC), dengan kenaikan suhu 1,5 derajat celcius, 14% populasi dunia akan merasakan dampak panas ekstrem, dan akan menjadi 2,6 kali lipat ketika kenaikan suhu mencapai 2 derajat celcius.

"Untuk dampak langsung pemanasan global, sekitar 14% populasi akan merasakan dampak panas ekstrem. Kita lihat sekarang di India, AC laku karena banyak yang kepanasan. Kalau tidak di-support dengan energi bersih, ini juga akan menyumbang emisi," ungkap Arifin Tasrif dalam acara FGD Energi, Lingkungan Hidup dan Geopolitik yang digelar partai Nasdem, Jumat (3/6/2022).

Baca Juga: Studi: Kehidupan Laut Akan Punah Jika Pemanasan Global Berlanjut

ADVERTISEMENT

Terhadap makhluk hidup, jelas Arifin Tasrif, pemanasan global menyebabkan kenaikan suhu 1,5 derajat celcius akan membuat 4% binatang bertulang belakang musnah, dan bisa menjadi 8% pada 2 derajat celcius.

Selain itu, sekitar 8% tumbuhan juga akan musnah pada kenaikan suhu 1,5 derajat celcius, kemudian akan meningkat dua kali lipat pada kenaikan suhu 2 derajat celcius.

Sedangkan dampak pemanasan global terhadap daratan, 7% luasan ekosistem daratan bumi akan berubah pada kenaikan suhu 1,5 derajat celcius.

Baca Juga: Menteri ESDM Masih Kaji Kenaikan Harga Pertamax

"Pada lautan juga demikian, 70% hingga 90% terumbu karang berkurang pada kenaikan suhu 1,5 derajat celcius dan 29% lebih banyak pada kenaikan suhu 2 derajat celcius. 1,5 juta ton perikanan laut juga akan berkurang pada (kenaikan suhu) 1,5 derajat celcius dan dua kali lipatnya kalau naik 2 derajat celcius," jelasnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Gletser Kian Menyusut, Salju Abadi Papua Terancam Hilang

Gletser Kian Menyusut, Salju Abadi Papua Terancam Hilang

NUSANTARA
Batu Bara Paling Tinggi, Energi Listrik Sumbang Pemanasan Global

Batu Bara Paling Tinggi, Energi Listrik Sumbang Pemanasan Global

EKONOMI
Dunia Makin Gerah, Bumi Diprediksi Tambah 57 Hari Superpanas Per Tahun

Dunia Makin Gerah, Bumi Diprediksi Tambah 57 Hari Superpanas Per Tahun

INTERNASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon