ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

GCRG Catat 1,2 Miliar Penduduk Dunia Rentan 3 Krisis Global

Jumat, 10 Juni 2022 | 19:33 WIB
AK
FH
Penulis: Arnoldus Kristianus | Editor: FER
Kiri ke kanan: Kepala Biro Komunikasi Layanan Informasi dan Persidangan Haryo Limanseto; Asisten Deputi Kerja Sama Ekonomi Multilateral Ferry Ardiyanto; Sekretaris Kemenko Perekonomian Susiwijono Moegiarso; dan Asisten Deputi Kerja Sama Ekonomi Amerika dan Pasifik Irwan Sinaga.
Kiri ke kanan: Kepala Biro Komunikasi Layanan Informasi dan Persidangan Haryo Limanseto; Asisten Deputi Kerja Sama Ekonomi Multilateral Ferry Ardiyanto; Sekretaris Kemenko Perekonomian Susiwijono Moegiarso; dan Asisten Deputi Kerja Sama Ekonomi Amerika dan Pasifik Irwan Sinaga. (Istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menyatakan, konflik Rusia-Ukraina berdampak besar terhadap tiga sektor yaitu pangan, energi, dan sektor keuangan. Melihat hal tersebut, Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) membentuk Global Crisis Response Group (GCRG).

Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso mengatakan dalam Second Policy Brief yang dibuat GCRG tercatat 1,2 miliar penduduk dunia dari sejumlah negara yang terdampak tiga krisis global yang disebabkan oleh konflik Rusia-Ukraina, yakni krisis pangan, energi, dan keuangan.

"Negara Afrika sub sahara merupakan wilayah yang paling terdampak dan paling rentan. Begitu juga dengan negara-negara di wilayah Amerika Latin dan Karibia. Ini pengaruhnya sangat besar sekali dan mereka dihadapkan pada krisis biaya hidup," ucap Susiwijono dalam media briefing di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian pada Jumat (10/6/2022).

Baca Juga: Konflik Rusia-Ukraina Berdampak Pelik untuk Negara Miskin

ADVERTISEMENT

Susi mengatakan, wilayah Amerika Latin dan Karibia merupakan kelompok terbesar kedua yang menghadapi krisis biaya hidup. Dampaknya terasa di 20 negara pada wilayah Amerika Latin dan Karibia.

Berikutnya, kemiskinan ekstrem mengancam kehidupan dan mata pencaharian 2,8 juta orang di Timur Tengah dan Afrika Utara.

"Imbas konflik Rusia dan Ukraina hampir rata di berbagai kawasan," kata Susi.

Baca Juga: Rusia Tolak Disalahkan Atas Krisis Pangan Global

Sementara itu di kawasan Asia Selatan diperkirakan sebanyak 500 juta orang terdampak krisis pangan dan keuangan yang parah, situasi diperburuk oleh parahnya gelombang panas yang mempengaruhi hasil panen di wilayah itu.

Adapun wilayah Eropa Timur dan Asia Tengah sangat terpapar krisis energi dan keuangan, mengingat pentingnya pengiriman uang dan ekspor energi dari Federasi Rusia.

"Jadi memang semuanya dicatat oleh PBB beberapa kawasan memang kondisinya cukup mengkhawatirkan," kata Susiwijono.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon