ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Siap-siap! Pemerintah Matangkan Rencana Kenaikan Harga BBM

Kamis, 18 Agustus 2022 | 05:06 WIB
RP
WP
Penulis: Rangga Prakoso | Editor: WBP
Menteri ESDM Arifin Tasrif mengikuti rapat kerja dengan Komisi VII DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 26 Agustus 2021.
Menteri ESDM Arifin Tasrif mengikuti rapat kerja dengan Komisi VII DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 26 Agustus 2021. (BeritaSatu Photo/Ruht Semiono)

Jakarta, Beritasatu.com– Pemerintah tengah mematangkan rencana untuk menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite. Saat ini pembahasan tengah intens dilakukan di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

"Lagi dibahas (kenaikan harga BBM Pertalite). Masih dikoordinasi di Pak Airlangga (Menko Perekonomian)," kata Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif kepada wartawan usai Sidang Tahunan MPR, Selasa (16/8/2022).

Baca Juga: Kenaikan Harga BBM Kerek Inflasi, Seberapa Besar Dampaknya?

Menurut Arifin, Pertalite yang sebelumnya merupakan BBM nonsubsidi, saat ini masuk ke dalam Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP) yang harganya ditentukan pemerintah, menyusul dihapuskannya BBM jenis premium. Menurutnya, harus ada Peraturan Presiden (Perpres) yang diubah terlebih dahulu untuk menaikkan harga BBM

ADVERTISEMENT

Adapun menyalurkan BBM subsidi tepat sasaran, langkah awal yang sedang berjalan saat ini dengan melakukan validasi pendataan. Menurut Arifin, pendataan konsumen BBM subsidi merupakan upaya menekan beban anggaran subsidi.

"Perbaikan data konsumen yang bisa membeli BBM dengan kemampuan sendiri dan pembatasan, saat ini sedang dibahas," kata Arifin.

Baca Juga: Pemerintah Masih Kaji Dampak Kenaikan Harga BBM Subsidi

Pendataan itu, kata dia, dilakukan melalui sistem digitalisasi pada stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) milik PT Pertamina (Persero). Arifin berharap pendataan itu segera selesai tanpa menjelaskan batas waktunya. "Pendataan paling valid sehingga bisa mencegah kebocoran dan (BBM) diterima yang berhak," tuturnya.

Pada tahun ini pemerintah telah melipatgandakan anggaran subsidi energi menjadi Rp 502 triliun (US$ 34,06 miliar) untuk menjaga harga BBM Pertalite, solar bersubsidi, dan beberapa tarif listrik tidak berubah, di tengah kenaikan harga energi global.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Pelemahan Rupiah Dinilai Mulai Tekan Harga Pangan hingga BBM

Pelemahan Rupiah Dinilai Mulai Tekan Harga Pangan hingga BBM

EKONOMI
Harga Solar BP Turun Jadi Rp 29.890 Per Liter

Harga Solar BP Turun Jadi Rp 29.890 Per Liter

EKONOMI
Harga Minyak 9 Mei Naik Lagi karena Konflik Iran-AS

Harga Minyak 9 Mei Naik Lagi karena Konflik Iran-AS

EKONOMI
Update Harga Minyak: Anjlok 4 Persen, Brent Jatuh ke Bawah US$ 100

Update Harga Minyak: Anjlok 4 Persen, Brent Jatuh ke Bawah US$ 100

EKONOMI
Harga BBM di AS Sudah Melonjak 50% Akibat Perang dengan Iran

Harga BBM di AS Sudah Melonjak 50% Akibat Perang dengan Iran

EKONOMI
Harga BBM Naik, Indomobil Sebut Minat Mobil Listrik Makin Tinggi

Harga BBM Naik, Indomobil Sebut Minat Mobil Listrik Makin Tinggi

OTOTEKNO

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon