Inflasi AS Tak Sesuai Ekspektasi, Sri Mulyani Perkirakan The Fed Makin Hawkish
Rabu, 14 September 2022 | 16:33 WIB
"Berbagai kebijakan ini akan terus diamati dan diantisipasi, kalau guncangan global bergerak ke arah yang sangat tidak diprediksi," ucapnya.
Sebagaimana diketahui, inflasi Amerika Serikat (AS) kembali melandai pada bulan Agustus 2022, meskipun masih jauh dari target Federal Reserve. Apabila dilansir Bloomberg pada Selasa (10/8), Departemen Tenaga Kerja AS mencatat indeks harga konsumen (IHK) AS naik 8,3 persen pada Agustus 2022 dari periode yang sama tahun sebelumnya (yoy).
Inflasi AS ini lebih rendah dari bulan Juli 2022 yang mencapai 8,5 persen yoy. Dibandingkan bulan sebelumnya (month-on-month/mom), inflasi AS mencapai 0,1%.
Laporan inflasi adalah salah satu data yang terakhir yang akan dilihat The Fed menjelang pertemuan 20-21 September. Bank sentral diperkirakan akan menaikkan suku bunga 0,75 poin persentase ketiga berturut-turut untuk menekan inflasi. Laporan Agustus yang tinggi dapat membuat The Fed melanjutkan kenaikan agresifnya lebih lama dari yang diantisipasi investor.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




