Harga BBM Naik, Perumahan di Segmen Menengah Laris
Sabtu, 24 September 2022 | 07:49 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Pasar properti di kawasan Transyogi (Cibubur - Cileungsi) cenderung mengalami peningkatan, setelah kenaikan harga BBM (bahan bakar minyak). Perumahan di segmen menengah dengan rentang harga Rp 400 juta untuk kalangan milenial dan Rp 700 juta untuk keluarga eksekutif mendapat respons positif. Salah satu alasannya, pengembang belum menaikkan harga rumah.
Menurut CEO Harvest City Andry Sudjono, baik kalangan milenial dan keluarga eksekutif muda memanfaatkan momentum tersebut. Pasalnya, kalangan pengembang berencana akan melakukan penyesuaian harga dalam beberapa bulan kedepan karena harga-harga material bangunan dan jasa mulai merangkak naik sebagai dampak kenaikan harga BBM.
"Mayoritas para pengembang, terutama Harvest City belum menaikkan harga rumah. Selain itu, suku bunga KPR juga masih rendah sekitar 4% hingga 6% per tahun yang membuat konsumen merasa akan untung jika membeli rumah saat ini," kata Andry, di Cileungsi, Jumat (23/9/2022).
Baca Juga: Akses Pembiayaan Perumahan Butuh Bank Syariah Besar
Andry mengatakan, antusiasme konsumen manfaatkan momentum itu terlihat dari meningkatnya penjualan rumah segmen Rp 400 juta dan Rp 700 juta di Harvest City.

PT Dwigunatama Rintis Prima, pengembang Harvest City meliris Ridge Crystal sebagai klaster premium pertama di perumahan tersebut.
Terlebih, di bulan Agustus 2022 mencatat penjualan tertinggi bulanan, yaitu sebanyak 55 unit rumah. Lalu berlanjut pada September 2022, hingga per tanggal 20 September 2022, membukukan penjualan 41 unit.
"Di Agustus kemarin, penjualan rumah didominasi oleh klaster baru dan termewah di Harvest City, Ridge Crystal dengan harga mulai Rp 700 juta-an dan Sakura Indica Rp 400 juta-an. Lebih menggembirakan, per September ini pemasaran Ridge Crystal tahap pertama sebanyak 100 unit rumah sudah sold out. Saat ini, kami sedang persiapan pemasaran tahap kedua," ungkap Andry.
Baca Juga: Kemudahan Cara Bayar, Fokus Utama Konsumen Perumahan
Andry melanjutkan, selain rumah di segmen harga Rp 700 juta, rumah di rentang harga Rp 400 juta dan Rp 500 juta yang menyasar kalangan milenial juga laris manis penjualannya. Adapun dua klaster yang didominasi kalangan milenial adalah Sweet Hortensia dan Sakura Indica.
"Pemasaran klaster Sweet Hortensia tahap pertama yang dikembangkan di atas lahan 5 hektare sudah sold out sebanyak 425 unit. Melihat permintaan rumah harga Rp 400 jutamasih besar, maka di Oktober 2022 nanti kami akan merilis Sweet Hortensia Extension," jelasnya.
Sementara untuk Sakura Indica merupakan produk smart home, rumah satu lantai yang dikembangkan di atas lahan seluas 5 hektare yang rencana akan dibangun sekitar 439 unit dan kini sudah terjual 85%.
Baca Juga: Transformasi Harvest City Dilirik Brand Internasional
Perumahan Harvest City, kata Andry, selalu menyediakan variasi produk yang dapat dijangkau oleh kalangan milenial di rentang harga sekitar Rp 400 juta hingga Rp 500 juta.
"Selain itu, kita juga tetap menawarkan rumah dengan harga Rp 700 juta hingga Rp 1 miliar di klaster Ridge Crystal," pungkasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




