Era Inflasi Tinggi, Ini Respons Suku Bunga Bank Sentral Dunia
Minggu, 25 September 2022 | 10:54 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Hampir semua negara di seluruh dunia mengalami tekanan inflasi. Ledakan inflasi terjadi karena kombinasi faktor stimulus yang digelontorkan selama pandemi meningkatkan daya beli, kemudian meredanya pandemi meningkatkan permintaan barang secara drastis, sementara rantai distribusi belum pulih, ditambah gejolak geopolitik yang mendorong harga komoditas melangit.
Inflasi di AS mencapai 8,3% pada Agustus 2022, Inggris mencapai 9,9%, tetapi kedua negara ini tidak seberapa dibanding Turki dan Argentina yang ada di kisaran 80%. Sementara inflasi di Indonesia lebih terkendali di 4,69% dan di Tiongkok 2,5%.
Baca Juga: Inflasi Terkendali, BI Janji Tak Agresif Naikkan Suku Bunga
Di tengah inflasi yang tinggi, langkah Bank Sentral biasanya adalah menaikkan suku bunga. The Federal Reserve AS misalnya, baru saja menaikkan suku bunga 75 Bps untuk ketiga kalinya berturut-turut. Bank of England juga menaikkan suku bunga 50 Bps, besaran yang sama dengan Bank Indonesia baru-baru ini.
Berikut adalah daftar inflasi dan suku bunga bank-bank sentral dunia:
1. The Federal Reserve:
Inflasi: Agustus 8,3%
Suku bunga: The Federal Reserve pada hari Rabu (21/9/2022) menaikkan suku bunga acuan sebesar 0,75 poin persentase ke kisaran 3%-3,25%
2. Bank of England
Inflasi: Agustus 9,9%
Suku bunga: Bank sentral Inggris pada Kamis menaikkan suku bunga 50 Bps menjadi 2,25%
3. European Central Bank
Inflasi: Agustus 9,1%
Suku bunga: Bank Sentral Eropa menaikkan tiga suku bunga utama ECB sebesar 75 basis poin terhitung sejak 14 September 2022.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




