Krisis Pangan, PDIP: Indonesia Bisa Perkuat Produksi Kedelai
Rabu, 19 Oktober 2022 | 20:09 WIB
Dengan begitu, sekarang ini yang diperlukan adalah inovasi, teknologi, dan inovasi dari political will. Selain itu, ancaman yang paling utama dari ini adalah impor.
"Ancaman utamanya adalah impor. Kalau seumpamanya (anggaran) impornya digunakan untuk petani menanam kedelai. Bisa enggak ya untuk impornya untuk menanam kedelai? Gimana ya impornya ditekan? Kalau peneliti enggak paham hitung-hitungannya, pengambil kebijakan saya yakin bisa," kata Pepi.
Baca Juga: Sri Mulyani Sebut Tantangan Ekonomi Global Makin Kompleks
Sementara itu, Rokhmin Dahuri menyebut sebagaimana yang dipaparkan oleh Ali Zum, diharapkan kader partai berlambang banteng bermoncong putih tersebut bisa menanam benih kedelai di 1.500 hektare.
"Tahun 2023 akan mengembangkan sekitar 500.000 hektare itu hasilnya untuk benih dan untuk produksi kedelai konsumsi sekitar 1,5 juta ton. Tahun 2024 dengan gerakan kepala daerah PDI Perjuangan ini bisa menanam kedelai 1 juta hektare, pada saat itu produksi kita 3,75 juta ton," ujar Rokhmin.
"Jadi, tahun 2024 kita akan menciptakan legacy untuk swasembada kedelai yang selama ini menghamburkan devisa sekitar Rp 47 triliun per tahun, karena sekitar 2,7 juta ton kita impor," tutur Rokhmin.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




