ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Sempat Berdansa dengan Putin, Mantan Menlu Austria Ini Umumkan Pindah ke Rusia

Sabtu, 16 September 2023 | 11:50 WIB
SL
SL
Penulis: Surya Lesmana | Editor: LES
Presiden Rusia Vladimir Putin berdansa dengan Menteri Luar Negeri Austria saat itu Karin Kneissl saat ia menghadiri pernikahan Kneissl dengan pengusaha Austria Wolfgang Meilinger di Gamlitz, Austria selatan, 18 Agustus 2018.
Presiden Rusia Vladimir Putin berdansa dengan Menteri Luar Negeri Austria saat itu Karin Kneissl saat ia menghadiri pernikahan Kneissl dengan pengusaha Austria Wolfgang Meilinger di Gamlitz, Austria selatan, 18 Agustus 2018. (AP)

Wina, Beritasatu.com - Seorang mantan menteri luar negeri Austria yang mengundang Presiden Rusia Vladimir Putin ke pernikahannya dan berdansa bersama pada resepsi tahun 2018 mengumumkan, dia telah pindah ke St Petersburg untuk mendirikan sebuah lembaga wadah pemikir di sana.

Mantan Menlu Austria Karin Kneissl (58), mengumumkan melalui aplikasi pesan Telegram baru-baru ini, bahwa kuda poninya, yang dia pelihara di Suriah, juga dibawa ke Rusia dengan pesawat militer Rusia.

Karin Kneissl yang didukung Partai Kebebasan Austria yang berhaluan sayap kanan, menjabat sebagai menteri luar negeri dari 2017 hingga 2019.

ADVERTISEMENT

Dia berulang kali dikritik oleh media Austria dan Jerman karena pandangannya yang pro-Rusia. Pertemuannya dengan Putin terjadi hanya beberapa bulan setelah Rusia dituduh meracuni mantan mata-mata Sergei Skripal, dan putrinya di Inggris.

Karin Kneissl mengatakan dalam postingan-nya bahwa dia memindahkan buku, pakaian, dan kuda poninya dari Marseille ke Beirut pada Juni 2022. Kemudian setelah Rusia menginvasi Ukraina, dia mengatakan telah "diusir" dari Prancis.

Pada Forum Ekonomi Timur di kota Vladivostok, Rusia awal pekan ini, Karin Kneissl mengatakan kepada kantor berita Rusia Tass bahwa dia telah mendirikan pusat Gorki, sebuah wadah pemikir yang terkait dengan universitas negeri di St. Petersburg.

Karena lembaga think tank memerlukan banyak waktunya, dia memutuskan untuk pindah ke Rusia, katanya.

Pusat Gorki, berurusan antara lain, dengan isu-isu energi, migrasi dan aliansi baru, atau isu-isu yang berdampak pada dunia Arab dan Islam.

Dalam sebuah wawancara dengan kantor berita Rusia RIA Novosti, Karin Kneissl mengatakan, tidak mudah untuk mengambil keputusan pindah ke Rusia karena banyaknya dokumen yang harus diselesaikan. Namun kini, dia sudah pindah ke apartemen yang disewanya di St Petersburg.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon