Pakar PBB Pelapor Kejahatan Genosida Israel di Gaza Dapat Ancaman
Kamis, 28 Maret 2024 | 08:15 WIB
Jenewa, Beritasatu.com - Seorang pakar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang menerbitkan laporan kemungkinan Israel telah melakukan genosida di Gaza selama berperang melawan Hamas, mengaku telah menerima ancaman.
Pelapor khusus untuk situasi HAM di Tepi Barat dan Gaza, Francesca Albanese menyampaikan laporan berjudul “Anatomi Genosida” kepada Dewan HAM PBB di Jenewa, pada Selasa (26/3/2024). Laporannya tersebut ditolak oleh Israel.
Ketika ditanya apakah pekerjaannya dalam laporan tersebut menyebabkan dia menerima ancaman, Albanese mengiakan. "Ya, saya memang menerima ancaman. Sejauh ini saya tidak menganggap perlu tindakan pencegahan ekstra. Tekanan? Ya, dan itu tidak mengubah komitmen saya atau komitmen saya. hasil pekerjaanku,” ujar Francesca, Rabu (27/3/2024).
Francesca, yang menjabat sejak 2022, tidak memerinci jenis ancaman tersebut. Ia juga tidak menyebutkan siapa yang mengeluarkan ancaman tersebut. “Ini adalah masa yang sulit. Saya selalu diserang sejak awal saya mendapat mandat PBB ini,” keluhnya.
Israel telah mengecam laporan Francesca dengan mengatakan, dia telah mendelegitimasi pembentukan dan keberadaan Negara Israel.
Francesca mengatakan, salah satu temuan utamanya adalah bahwa para pemimpin eksekutif dan militer serta tentara Israel telah dengan sengaja meniadakan fungsi mereka untuk melindungi rakyat sipil Palestina di Gaza dengan kekerasan genosida.
“Satu-satunya kesimpulan masuk akal yang dapat diambil dari pengungkapan kebijakan ini adalah kebijakan Negara Israel yang melakukan kekerasan genosida terhadap rakyat Palestina di Gaza,” katanya.
Misi diplomatik Israel di Jenewa mengatakan penggunaan kata genosida adalah keterlaluan, dan mengatakan perang tersebut dilakukan terhadap milisi Hamas, bukan terhadap warga sipil Palestina.
Francesca, seorang pengacara dan akademisi Italia, adalah satu dari puluhan pakar HAM independen yang diberi mandat PBB untuk melaporkan tema dan krisis tertentu.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




