Serangan Israel Tewaskan 2 Tentara Iran
Minggu, 27 Oktober 2024 | 06:32 WIB
Teheran, Beritasatu.com - Iran mengatakan dua tentaranya tewas dalam tiga serangan Israel terhadap fasilitas militer di negaranya pada Sabtu (26/10/2024) dini hari.
“Tentara Republik Islam Iran kehilangan dua anggotanya saat mempertahankan wilayahnya dari serangan Israel,” tulis kantor berita nasional Iran IRNA.
Pada hari yang sama, Kementerian Luar Negeri Iran menyatakan bahwa Teheran memiliki hak dan kewajiban untuk mempertahankan diri terhadap tindakan agresi eksternal berdasarkan Pasal 51 Piagam PBB. Iran meyakini bahwa Israel telah melanggar hukum internasional.
Pasukan Pertahanan Israel (IDF) melancarkan serangan pembalasan terhadap Iran pada pagi Sabtu dini dengan melakukan tiga putaran serangan udara terhadap sasaran militer di Iran, termasuk situs pertahanan udara dan fasilitas pabrik rudal.
Pihak Angkatan Udara Iran mengumumkan bahwa Israel telah menargetkan serangkaian sasaran militer di Provinsi Teheran, Khuzestan, dan Ilam. Namun mereka tidak mengungkapkan berapa banyak rudal yang diluncurkan musuh dan berapa banyak proyektil yang berhasil dicegat.
Iran mengaku bahwa serangan udara tersebut menyebabkan kerusakan terbatas di beberapa lokasi dan masih menentukan secara spesifik.
Juru bicara IDF Daniel Hagari memperingatkan bahwa Israel akan bereaksi keras jika Iran melakukan kesalahan dengan terus meningkatkan ketegangan.
Sementara itu, pemimpin oposisi Israel Yair Lapid mengkritik keputusan pemerintah untuk tidak menyerang target strategis dan ekonomi di Iran. “Kita bisa dan harus membuat Iran membayar harga yang jauh lebih tinggi,” katanya.
Sumber Washington Post menyebut Israel proaktif melakukan serangan dengan cara yang tidak menimbulkan banyak korban jiwa.
Ketegangan antara Iran dan Israel meningkat setelah perang Gaza pada 7 Oktober 2023. Milisi Hizbullah di Lebanon dan Hamas di Gaza sama-sama merupakan kelompok yang didukung Iran dalam upaya melawan pengaruh Israel di Timur Tengah.
Situasi regional baru-baru ini memburuk setelah serangkaian peristiwa, termasuk Israel yang membunuh banyak komandan senior dan pemimpin Hamas dan Hizbullah, Iran meluncurkan hampir 200 rudal balistik ke Israel pada 1 Oktober 2024 sebagai balasan atas sejumlah serangan yang dibuat negara zionis itu.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




