ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Iran Gugat AS ke Mahkamah Arbitrase atas Dugaan Agresi Militer

Rabu, 13 Mei 2026 | 08:45 WIB
WA
WA
Penulis: Widi Agustian | Editor: WA
Ilustrasi pengadilan.
Ilustrasi pengadilan. (Freepik)

Teheran, Beritasatu.com – Iran mengajukan gugatan ke Mahkamah Arbitrase di Den Haag, Belanda, terkait dugaan agresi militer Amerika Serikat terhadap Iran. Gugatan tersebut dilaporkan diajukan pada Februari-Maret 2026.

Kantor Berita Mizan News Agency melaporkan, gugatan itu mencakup tuduhan agresi militer AS terhadap fasilitas nuklir Iran, pemberlakuan sanksi ekonomi, serta ancaman penggunaan kekuatan. Iran menilai AS telah melanggar kewajiban internasional selama operasi militer yang dilakukan terhadap Iran pada Juni 2025.

Dalam gugatan tersebut, Teheran meminta pengadilan arbitrase menuntut AS menghentikan campur tangan langsung maupun tidak langsung dalam urusan internal Iran, serta memberikan kompensasi penuh atas seluruh kerugian yang ditimbulkan.

ADVERTISEMENT

Gugatan Iran didasarkan pada Perjanjian Aljazair 1981 yang menjadi dasar pembentukan Pengadilan Klaim Iran-Amerika Serikat di Den Haag guna menyelesaikan sengketa kedua negara.

Pada 28 Februari 2026, AS dan Israel melancarkan serangan terhadap wilayah Iran. Serangan tersebut kemudian dibalas Iran dengan menyerang wilayah Israel dan fasilitas militer AS di Timur Tengah.

AS dan Israel awalnya menyatakan serangan dilakukan untuk menghadapi ancaman dari program nuklir Iran. Namun, keduanya kemudian menyebut operasi tersebut juga berkaitan dengan upaya mendorong perubahan kekuasaan di Iran.

Washington dan Teheran sempat mengumumkan gencatan senjata pada 7 April 2026 dan melanjutkan pembicaraan di Islamabad. Namun, negosiasi tersebut berakhir tanpa kesepakatan.

Setelah pembicaraan gagal mencapai titik temu, AS mulai memberlakukan blokade terhadap pelabuhan Iran. Sejumlah mediator internasional kini disebut tengah mengupayakan putaran negosiasi baru.

Presiden AS Donald Trump pada 4 Mei 2026 menegaskan tujuan utama Washington tetap memastikan Iran tidak memperoleh senjata nuklir.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Sesi Pertama Pertemuan Trump dan Xi Jinping Berakhir Tanpa Bahas Iran

Sesi Pertama Pertemuan Trump dan Xi Jinping Berakhir Tanpa Bahas Iran

INTERNASIONAL
Netanyahu Diam-diam Kunjungi UEA di Tengah Perang Israel-Iran

Netanyahu Diam-diam Kunjungi UEA di Tengah Perang Israel-Iran

INTERNASIONAL
China Dukung Mediasi Pakistan dalam Konflik AS-Iran

China Dukung Mediasi Pakistan dalam Konflik AS-Iran

INTERNASIONAL
Iran Bantah Gunakan Selat Hormuz sebagai Senjata

Iran Bantah Gunakan Selat Hormuz sebagai Senjata

INTERNASIONAL
Yaman Kecam Iran karena Dianggap Ganggu Stabilitas Kawasan Teluk

Yaman Kecam Iran karena Dianggap Ganggu Stabilitas Kawasan Teluk

INTERNASIONAL
Menlu Iran-Norwegia Bahas Negosiasi dan Selat Hormuz

Menlu Iran-Norwegia Bahas Negosiasi dan Selat Hormuz

INTERNASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon