ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Iran Bantah Gunakan Selat Hormuz sebagai Senjata

Rabu, 13 Mei 2026 | 11:23 WIB
HH
HH
Penulis: Harumbi Prastya Hidayahningrum | Editor: HP
Kapal tanker di Selat Hormuz.
Kapal tanker di Selat Hormuz. (Tasnim News Agency via AP/Meysam Mirzadeh)

Teheran, Beritasatu.com - Pemerintah Iran belum memberikan tanggapan resmi secara terperinci terkait tuduhan bahwa mereka menggunakan Selat Hormuz sebagai senjata perang di tengah meningkatnya ketegangan kawasan Timur Tengah.

Pernyataan tersebut sebelumnya mencuat setelah adanya komentar dari sejumlah pihak di Qatar dan Turki mengenai situasi keamanan di jalur pelayaran strategis tersebut.

Meski belum memberikan respons langsung terhadap tuduhan itu, sikap Iran mengenai Selat Hormuz dinilai tetap konsisten. Teheran menegaskan mereka tidak menggunakan jalur air strategis tersebut sebagai alat tekanan dalam konflik kawasan.

ADVERTISEMENT

Iran justru menyatakan tengah memperluas pengawasan dan memperketat kendali di wilayah Selat Hormuz yang menjadi salah satu jalur distribusi energi paling penting di dunia.

Pejabat Iran menyebut langkah tersebut dilakukan untuk menjaga keamanan pelayaran dan stabilitas kawasan di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik.

Pada sisi lain, Iran memastikan kapal-kapal internasional tetap diizinkan melintas secara aman melalui jalur yang telah ditentukan oleh Angkatan Laut Garda Revolusi Iran atau Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC).

Namun, kapal yang melintasi kawasan tersebut disebut harus berkoordinasi dengan otoritas IRGC sebagai bagian dari prosedur pengamanan maritim yang diterapkan Iran.

Selat Hormuz memiliki posisi strategis karena menjadi jalur utama pengiriman minyak dan gas dari kawasan Teluk ke pasar global. Karena itu, setiap eskalasi ketegangan di wilayah tersebut berpotensi memengaruhi stabilitas energi dunia.

Dalam beberapa waktu terakhir, situasi di Selat Hormuz menjadi perhatian internasional menyusul meningkatnya konflik yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel.

Negara-negara Barat dan sekutu regional AS terus memantau perkembangan keamanan di kawasan tersebut karena dikhawatirkan dapat mengganggu jalur perdagangan internasional dan distribusi energi global.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Gedung Putih: AS-China Sepakat Selat Hormuz Harus Dibuka Kembali

Gedung Putih: AS-China Sepakat Selat Hormuz Harus Dibuka Kembali

INTERNASIONAL
Trump Tak Mau Minta Bantuan China untuk Atasi Konflik Selat Hormuz

Trump Tak Mau Minta Bantuan China untuk Atasi Konflik Selat Hormuz

INTERNASIONAL
Dampak Perang AS-Iran, Kemasan Camilan Jepang Jadi Hitam Putih

Dampak Perang AS-Iran, Kemasan Camilan Jepang Jadi Hitam Putih

EKONOMI
Iran Semakin Gencar Ancam UEA, Ternyata Ini Penyebabnya

Iran Semakin Gencar Ancam UEA, Ternyata Ini Penyebabnya

INTERNASIONAL
Korea Selatan Pertimbangkan Dukung AS Amankan Selat Hormuz

Korea Selatan Pertimbangkan Dukung AS Amankan Selat Hormuz

INTERNASIONAL
China Dukung Mediasi Pakistan dalam Konflik AS-Iran

China Dukung Mediasi Pakistan dalam Konflik AS-Iran

INTERNASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon